Tampilkan postingan dengan label Cerita Seks Dewasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Seks Dewasa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juni 2016

Cerita Seks Pribadi Nikmat Ngentot Ibu Muda Di Motel Esex-Esex

Cerita Sex Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Ngentot Terbaru – Cerita Tante Girang – Kisah panas skandal dengan ibu muda saat kenalan di toko buku dan berlanjut ke motel esex-esex dengan judul " Cerita Seks Pribadi Nikmat Ngentot Ibu Muda Di Motel Esex-Esex " yang sudah pasti seru dan dijamin dapat meningkatkan gairah seks, selamat menikmati.

Cerita Sex Pribadi Nikmat Ngentot Ibu Muda Di Hotel 


Cerita Seks Pribadi Nikmat Ngentot Ibu Muda Di Motel Esex-Esex
Cerita Sek Pribadi Nikmat Ngentot Ibu Muda Di Motel Esex-Esex

Cerita Sex - Pada suatu siang sekitar jam 12-an aku berada di sebuah toko buku Gr***dia di Gatot Subroto untuk membeli majalah edisi khusus, yang katanya sih edisi terbatas. Hari itu aku mengenakan kaos t-shirt putih dan celana katun abu-abu.
Sebenarnya potongan badanku sih biasa saja, tinggi 170 cm berat 63 kg, badan cukup tegap, rambut cepak. Wajahku biasa saja, bahkan cenderung terkesan sangar. Agak kotak, hidung biasa, tidak mancung dan tidak pesek, mataku agak kecil selalu menatap dengan tajam, alisku tebal dan jidatku cukup pas deh. Jadi tidak ada yang istimewa denganku. cerita seks.
Saat itu keadaan di toko buku tersebut tidak terlalu ramai, meskipun saat itu adalah jam makan siang, hanya ada sekitar 7-8 orang. Aku segera mendatangi rak bagian majalah. Nah, ketika aku hendak mengambil majalah tersebut ada tangan yang juga hendak mengambil majalah tersebut. Kami sempat saling merebut sesaat (sepersekian detik) dan kemudian saling melepaskan pegangan pada majalah tersebut hingga majalah tersebut jatuh ke lantai.
“Maaf..” kataku sambil memungut majalah tersebut dan memberikannya kepada orang tersebut yang ternyata adalah seorang wanita yang berumur sekitar 37 tahun (dan ternyata tebakanku salah, yang benar 36 tahun), berwajah bulat, bermata tajam (bahkan agak berani), tingginya sama denganku (memakai sepatu hak tinggi), dan dadanya cukup membusung. “Busyet! molek juga nih ibu-ibu”, pikirku.
“Nggak pa-pa kok, nyari majalah xxx juga yah.. saya sudah mencari ke mana-mana tapi nggak dapet”, katanya sambil tersenyum manis.
“Yah, edisi ini katanya sih terbatas Mbak..”
“Kamu suka juga fotografi yah?”
“Nggak kok, cuma buat koleksi aja kok..”
Cerita Dewasa - Lalu kami berbicara banyak tentang fotografi sampai akhirnya, “Mah, Mamah.. Ira sudah dapet komiknya, beli dua ya Mah”, potong seorang gadis cilik masih berseragam SD.
“Sudah dapet Ra.. oh ya maaf ya Dik, Mbak duluan”, katanya sambil menggandeng anaknya.
Ya sudah, nggak dapat majalah ya nggak pa-pa, aku lihat-lihat buku terbitan yang baru saja.
Sekitar setengah jam kemudian ada yang menegurku.
“Hi, asyik amat baca bukunya”, tegur suara wanita yang halus dan ternyata yang menegurku adalah wanita yang tadi pergi bersama anaknya. Rupanya dia balik lagi, nggak bawa anaknya.
“Ada yang kelupaan Mbak?”
“Oh tidak.”
“Putrinya mana, Mbak?
“Les piano di daerah Tebet”
“Nggak dianter?
“Oh, supir yang nganter.”
Cerita Ngentot - Kemudian kami terlibat pembicaraan tentang fotografi, cukup lama kami berbicara sampai kaki ini pegal dan mulut pun jadi haus. Akhirnya Mbak yang bernama Maya tersebut mengajakku makan fast food di lantai bawah. Aku duduk di dekat jendela dan Mbak Maya duduk di sampingku. Harum parfum dan tubuhnnya membuatku konak. Dan aku merasa, semakin lama dia semakin mendekatkan badannya padaku, aku juga merasakan tubuhnya sangat hangat. cerita seks.
Busyet dah, lengan kananku selalu bergesekan dengan lengan kirinya, tidak keras dan kasar tapi sehalus mungkin. Kemudian, kutempelkan paha kananku pada paha kirinya, terus kunaik-turunkan tumitku sehingga pahaku menggesek-gesek dengan perlahan paha kirinya. Terlihat dia beberapa kali menelan ludah dan menggaruk-garukkan tangannya ke rambutnya. Wah dia udah kena nih, pikirku. Akhirnya dia mengajakku pergi meninggalkan restoran tersebut. cerita seks.
“Ke mana?” tanyaku.
“Terserah kamu saja”, balasnya mesra.
“Kamu tahu nggak tempat yang privat yang enak buat ngobrol”, kataku memberanikan diri, terus terang aja nih, maksudku sih motel.
“Aku tahu tempat yang privat dan enak buat ngobrol”, katanya sambil tersenyum.
Cerita Mesum - Kami menggunakan taksi, dan di dalam taksi itu kami hanya berdiam diri lalu kuberanikan untuk meremas-remas jemarinya dan dia pun membalasnya dengan cukup hot. Sambil meremas-remas kutaruh tanganku di atas pahanya, dan kugesek-gesekkan. Hawa tubuh kami meningkat dengan tajam, aku tidak tahu apakah karena AC di taksi itu sangat buruk apa nafsu kami sudah sangat tinggi. cerita seks.
Kami tiba di sebuah motel di kawasan kota dan langsung memesan kamar standart. Kami masuk lift diantar oleh seorang room boy, dan di dalam lift tersebut aku memilih berdiri di belakang Mbak Maya yang berdiri sejajar dengan sang room boy. Kugesek-gesekan dengan perlahan burungku ke pantat Mbak Maya, Mbak Maya pun memberi respon dengan menggoyang-goyangkan pantatnya berlawanan arah dengan gesekanku.
Ketika room boy meninggalkan kami di kamar, langsung kepeluk Mbak Maya dari belakang, kuremas-remas dadanya yang membusung dan kucium tengkuknya. “Mmhh.. kamu nakal sekali deh dari tadi.. hhm, aku sudah tidak tahan nih”, sambil dengan cepat dia membuka bajunya dan dilanjutkan dengan membuka roknya. Ketika tangannya mencari reitsleting roknya, masih sempat-sempatnya tangannya meremas batanganku. cerita seks.
Cerita Horny - Dia segera membalikkan tubuhnya, payudaranya yang berada di balik BH-nya telah membusung. “Buka dong bajumu”, pintanya dengan penuh kemesraan. Dengan cepat kutarik kaosku ke atas, dan celanaku ke bawah. Dia sempat terbelalak ketika melihat batang kemaluanku yang sudah keluar dari CD-ku. Kepala batangku cuma 1/2 cm dari pusar. Aku sih tidak mau ambil pusing, segera kucium bibirnya yang tipis dan kulumat, segera terjadi pertempuran lidah yang cukup dahsyat sampai nafasku ngos-ngosan dibuatnya. cerita seks.
Sambil berciuman, kutarik kedua cup BH-nya ke atas (ini adalah cara paling gampang membuka BH, tidak perlu mencari kaitannya). Dan bleggh.., payudaranya sangat besar dan bulat, dengan puting yang kecil warnanya coklat dan terlihat urat-uratnya kebiruan. Tangan kananku segera memilin puting sebelah kiri dan tangan kiriku sibuk menurunkan CD-nya. cerita seks.
Ketika CD-nya sudah mendekati lutut segera kuaktifkan jempol kaki kananku untuk menurunkan CD yang menggantung dekat lututnya, dan bibirku terus turun melalui lehernya yang cukup jenjang. Nafas Mbak Maya semakin mendengus-dengus dan kedua tangannya meremas-remas buah pantatku dan kadang-kadang memencetnya. cerita seks.
Akhirnya mulutku sampai juga ke buah semangkanya. Gila, besar sekali.. ampun deh, kurasa BH-nya diimpor secara khusus kali. Kudorong tubuhnya secara perlahan hingga kami akhirnya saling menindih di atas kasur yang cukup empuk. Segera kunikmati payudaranya dengan menggunakan tangan dan lidahku bergantian antara kiri dan kanan.
Cerita Hentai - Setelah cukup puas, aku segera menurunkan ciumanku semakin ke bawah, ketika ciumanku mencapai bagian iga, Mbak Maya menggeliat-geliat, saya tidak tahu apakah ini karena efek ciumanku atau kedua tanganku yang memilin-milin putingnya yang sudah keras. Dan semakin ke bawah terlihat bulu kemaluannya yang tercukur rapi, dan wangi khas wanita yang sangat merangsang membuatku bergegas menuju liang senggamanya dan segera kujilat bagian atasnya beberapa kali. cerita seks.
Kulihat Mbak Maya segera menghentak-hentakkan pinggulnya ketika aku memainkan klitorisnya. Dan sekarang terlihat dengan jelas klitorisnya yang kecil. Dengan rakus kujilat dengan keras dan cepat. Mbak Maya bergoyang (maju mundur) dengan cepat, jadi sasaran jilatanku nggak begitu tepat, segera kutekan pinggulnya. Kujilat lagi dengan cepat dan tepat, Mbak Maya ingin menggerak-gerakkan pinggulnya tapi tertahan. cerita seks.
Tenaga pinggulnya luar biasa kuatnya. Aku berusaha menahan dengan sekuat tenaga dan erangan Mbak Maya yang tadinya sayup-sayup sekarang menjadi keras dan liar. Dan kuhisap-hisap klitorisnya, dan aku merasa ada yang masuk ke dalam mulutku, segera kujepit diantara gigi atasku dan bibir bawahku dan segera kugerak-gerakkan bibir bawahku ke kiri dan ke kanan sambil menarik ke atas. cerita seks.
Cerita Esex-esex - Mbak Maya menjerit-jerit keras dan tubuhnya melenting tinggi, aku sudah tidak kuasa untuk menahan pinggulnya yang bergerak melenting ke atas. Terasa liang kewanitaannya sangat basah oleh cairan kenikmatannya. Dan dengan segera kupersiapkan batanganku, kuarahkan ke liang senggamanya dan, “Slebb..” tidak masuk, hanya ujung batanganku saja yang menempel dan Mbak Maya merintih kesakitan. cerita seks.
“Pelan-pelan Ndi”, pintanya lemah.
“Ya deh Mbak”, dan kuulangi lagi, tidak masuk juga. Busyet nih cewek, sudah punya anak tapi masih kayak perawan begini. Segera kukorek cairan di dalam liang kewanitaannya untuk melumuri kepala kemaluanku, lalu perlahan-lahan tapi pasti kudorong lagi senjataku. “Aarrghh.. pelan Ndi..” Busyet padahal baru kepalanya saja, sudah susah masuknya. Kutarik perlahan, dan kumasukan perlahan juga. Pada hitungan ketiga, kutancap agak keras. “Arrhhghh..” Mbak Maya menjerit, terlihat air matanya meleleh di sisi matanya.
“Kenapa Mbak, mau udahan dulu?” bisikku padda Mbak Maya setelah melihatnya kesakitan.
“Jangan Ndi, terus aja”, balasnya manja.
Kemudian kumainkan maju mundur dan pada hitungan ketiga kutancap dengan keras. Yah, bibir kemaluannya ikut masuk ke dalam. Wah sakit juga, habis sampai bulu kemaluannya ikut masuk, bayangkan aja, bulu kemaluan kan kasar, terus menempel di batanganku dan dijepit oleh bibir kewanitaan Mbak Maya yang ketat sekali.
Dengan usaha tiga hitungan tersebut, akhirnya mentok juga batanganku di dalam liang senggama Mbak Maya. Terus terang saja, usahaku ini sangat menguras tenaga, hal ini bisa dilihat dari keringatku yang mengalir sangat deras.
Setelah Mbak Maya tenang, segera senjataku kugerakkan maju mundur dengan perlahan dan Mbak Maya mulai menikmatinya. Mulai ikut bergoyang dan suaranya mulai ikut mengalun bersama genjotanku. Akhirnya liang kewanitaan Mbak Maya mulai terasa licin dan rasa sakit yang diakibatkan oleh kasar dan lebatnya bulu kemaluannya sedikit berkurang dan bagiku ini adalah sangat nikmat. cerita seks.
Cerita Seru Terbaru - Baru sekitar 12 menitan menggenjot, tiba-tiba dia memelukku dengan kencang dan, “Auuwww..”, jeritannya sangat keras, dan beberapa detik kemudian dia melepaskan pelukannya dan terbaring lemas. cerita seks.
“Istirahat dulu Mbak”, tanyaku.
“Ya Ndi.. aku ingin istirahat, abis capek banget sich.. Tulang-tulang Mbak terasa mau lepas Ndi”, bisiknya dengan nada manja.
“Oke deh Mbak, kita lanjutkan nanti aja..”, balasku tak kalah mesranya.
“Ndi, kamu sering ya ginian sama wanita lain..”, pancing Mbak Maya.
“Ah nggak kok Mbak, baru kali ini”, jawabku berbohong.
“Tapi dari caramu tadi terlihat profesional Ndi, Kamu hebat Ndi.. Sungguh perkasa”, puji Mbak Maya.
“Mbak juga hebat, lubang surga Mbak sempit banget sich.., padahal kan Mbak udah punya anak”, balasku balik memuji.
“Ah kamu bisa aja, kalau itu sich rahasia dapur”, balasnya manja.
Kamipun tertawa berdua sambil berpelukan.
Tak terasa karena lelah, kami berdua tertidur pulas sambil berpelukan dan kami kaget saat terbangun, rupanya kami tertidur selama tiga jam. Kami pun melanjutkan permainan yang tertunda tadi. Kali ini permainan lebih buas dan liar, kami bercinta dengan bermacam-macam posisi. cerita seks.
Dan yang lebih menggembirakan lagi, pada permainan tahap kedua ini kami tidak menemui kesulitan yang berarti, karena selain kami sudah sama-sama berpengalaman, ternyata liang senggama Mbak Maya tidak sesempit yang pertama tadi, mungkin karena sudah ditembus oleh senjataku yang luar biasa ini sehingga kini lancarlah senjataku memasuki liang sorganya. Tapi permainan ini tidak berlangsung lama karena Mbak Maya harus cepat-cepat pulang menemui anaknya yang sudah pulang dari les piano. cerita seks.
Tapi sebelum berpisah kami saling memberikan alamat dan nomer telepon sehingga kami bisa bercinta lagi di lain saat dengan tenang dan damai.
END by Cerita Sex IGO Baca kisah seks bergambar terbaru menyebabkan meningkatnya birahi Seks mu " Cerita Ngentot Dengan Tante Dessy " – Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot – Tags: Kumpulan Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Bergambar, Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Hot, Cerita Sex Selingkuh, Cerita Sex 2016, Cerita Panas, Cerita Sex Abg

Sabtu, 11 Juni 2016

Cerita Mesum Ngentot Memek Karyawati Di Kantor

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Horny, Cerita Hentai, Cerita Esex-Esex, Cerita Seks Bergambar, Cerita Ngentot Terbaru – Cerita Seks – Kisah nafsu Birahi yang bikin panas dengan judul " Cerita Mesum Ngentot Memek Karyawati Di Kantor " yang sudah pasti seru dan dijamin dapat meningkatkan gairah seks, selamat menikmati.

Cerita Seks Selingkuh Ngentot Memek Karyawati Di Kantor


Cerita Seks Ngentot Memek Karyawati Di Kantor
Cerita Hot  Ngentot Memek Karyawati Di Kantor

Cerita Dewasa - Aku menginginkan sebenarnya ini hanya menjadi rahasiaku sendiri. Namun amatlah bagus kiranya hal ini kuberikan kepada teman teman semua. Boleh dibilang aku yang kata orang bilang - mengidap penyakit oedipus complex, yakni lebih terangsang dengan wanita yang berusia lebih tua dariku. Saat ini aku berusia 37 tahun dan sudah berkeluarga. Ceritaku ini berlangsung kurang lebih dimulai 10 tahun yang lalu. Setelah lulus kuliah aku diterima di sebuah perusahaan. Aku memulainya sebagai Management Trainee. Beberapa waktu kemudian aku diangkat sebagai manager. Karena perusahaan ini adalah perusahaan yang sudah establish, maka bawahan-bawahanku banyak yang sudah berumur, dalam arti kata rata rata umur anak buahku diatas umurku.

Cerita Sex-Esex - Aku mempunyai seorang anak buah yang sudah bersuami dengan 1 orang anak. Aku tidak mengetahui bahwa setiap kupanggil, dia menampakkan wajah yang berbeda dibanding dengan teman temannya. Senyumnya yang enawan seringkali dilemparkannya kepadaku. Akupun hanya membalas seadanya saja (maklum untuk menjaga wibawaku). Suatu saat pernah dia menumpang pulang bersamaku, karena kebetulan rumah kami satu jurusan. Itupun dilakukannya beramai ramai.

Umurnya sebenarnya sudah menginjak 35-an waktu itu (sehingga selisih hampir 7 tahun denganku). Makin lama dia sering pulang bareng denganku. Suatu saat kami diberikan kesempatan pulang bareng hanya berdua saja. Supaya nggak diketahui oleh teman temannya aku janjian disuatu tempat yang telah kami tentukan. Bertemulah aku di tempat yang telah ditentukan. Sepanjang perjalanan di dalam mobilku, kami lebih banyak diam. Kulirik dia, dia lebih banyak melihat ke wajahku. Perlahan lahan kutanyai dia tentang kehidupan pribadinya. Dia menjawab dengan sekenanya saja - dan aku rasakan dia malas untuk mengungkapkan kehidupan pribadinya.

"Ada apa sih..", sambil kuberanikan untuk memegang pahanya. Eh ternyata dia diam saja.
"Pak.., aku sebenarnya sangat mengagumi Bapak", begitu kata dia memujiku.
"Ah.. nggak.., biasa saja koq", begitu balasku".

Pelan pelan tanganku langsung meraba ke pahanya. Gesekan-gesekan di pahanya membuat dia menepiskan tanganku. Kemudian kudiamkan saja dan tanganku kembali memegang kemudi. Kembali kami terbalut dalam kebisuan lagi. Kemudian tangannya aku letakkan di pahaku. Eh.., ternyata dia menurut. Dia kemudian aku bimbing untuk mengelus elus elus pahaku. dan dia menurutinya. Aku naikkan tangannya supaya memegang lebih keatasnya, yakni ke batang kemaluanku (yang masih ditutupi celana tentunya). Tanganku kemudian kembali mengelus elus pahanya.

Pelan pelan tanganku kumasukkan ke dalam roknya. Dia diam saja, malahan elusan ke penisku makin ditingkatkan frekuensinya. Tanganku masih terus saja mengelus elus pahanya, dan kuberanikan untuk naik ke atasnya. Aku tidak melihat bagaimana bentuk dan warna CD yang dia pakai. Kulihat speedometer di mobilku hanya berjalan dengan kecepatan 40 km/jam.

Elusanku makin menjadi jadi dan kumasukkan jari telunjukku ke dalam celena dalamnya. Kurasakan labio mayoranya basah. Jariku terus berpetualang lebih ke dalam lagi. Kulihat matanya terpejam dan menggeloyorkan badannya.
Gerakan masuk keluar masuk keluar kulakukan. Erangan-erangan kecil yang di timpali suara mesin mobil menenggelamkan suaranya. Tanganku kemudian kucabut dari jepitan selangkangannya. Aku memegang kepalanya dan kubuka resluitingku, kukeluarkan kemaluanku.

Aku benamkan kepalanya, untuk mengulum batang kemaluanku. Dia ternyata menuruti kemauanku.
"Agh.. ohh.. agh.. ohh..", erangannya.
Tanganku kemudian aku masukkan kembali ke selangkangannya. Dimainkannya mulutnya untuk memutar mutar penisku. Karena aku tidak kuat lagi, maka di pinggir jalanan yang agak sepi, maka kupinggirkan mobilku.
Dia isap terus kemaluanku.., ditimpali dengan erangannya.
"Ogh Pak.., terus Pak.. enak Pak".
Aku sendiri berkelonjotan tidak karuan karena nikmatnya. Eranganku semakin tinggi, begitu pula dengan ngebornya, dimana ujung jari tengahku yang menjadi mata bornya.
"Ogh.. ahh.. ogh ahh.. Aku nggak kuat lagi Pak".
Dilepaskannya kulumannya di penisku dan di pegangnya erat-erat kedua tanganku dengan tangannya.
"Pak cepetin Pak.. ahh.. ahh.. ahh".
Dicengkeramnya badanku makin erat. Kupegang tubuhnya, dan aku rasakan tubuhnya makin menegang, menegang dan akhirnya lemas. Kemaluanku masih dipegangnya dengan erat. Karena dia mengatakan bahwa sudah orgasme, maka kutarik kepalanya agar melanjutkan tugasnya. Dia kulum-kulum ujung kemaluanku, aku menggelinjang dengan kondisi tempat yang sempit sekali karena di jok depan mobil.

Isapannya makin kencang dan kenikmatan yang tidak terperikan aku rasakan. Bijiku dikulum-kulumnya juga. Rasanya aku ada di ujung langit. Melayang layang. Mataku merem melek merasakan kenikmatan yang tak terperikan tersebut.
"Cepat sayang, ogh.. cepat.. cepat sayang. Iya bagian situ yang enak.., iya sayang.. terus.. terus.., ahh..  ahh aku nggak kuat lagi sayang.. ohh..", maka muncratlah seluruh air maniku.
Tahu-tahu di belakangku sudah ada mobil yang mau parkir. Aku kemudian menstarter mobilku dengan kondisi yang masih acak-acakan. Oleh dia (oh ya saya lupa menyebut namanya - dia bernama Bu Rismayanti), resluitingku dibetulkannya. Penisku dibetulkannya letaknya.

Begitulah ceritaku. Lama akhirnya kami menjadi sering pulang bareng. Kalau berangkat kerja aku tidak pernah, karena rumahnya lebih jauh tempatnya dibandingkan jarak rumahku ke tempat kerja. Sejak saat itu, setiap pulang kami melampiaskan hasrat dengan melakukan seperti itu. Dan apabila ada waktu, kami menyewa hotel sort time untuk melakukan coitus.

*****

Suatu ketika, karena keterbatasan waktu dan beban pekerjaan, pernah kami melakukannya di kantor. Saat itu hari Sabtu, dimana jam kerja hanya sampai dengan pukul 2 siang. Aku lihat pegawaiku yang lain sudah pada pulang. jam kulihat sudah menunjukkan pukul 14.20. Kemudian tidak kemudian lama bosku pulang. Yang tertingal hanya 2 office boy. Saat aku melihat ke ruang sebelah (meja stafku) Kulihat Bu Rismayanti belum pulang. Rupa-rupanya dia sedang menungguku.

Timbul pikiran yang bukan-bukan di benakku. Perusahaanku adalah salah satu penyewa ruangan di sebuah gedung pencakar langit di Jakarta ini. Aku panggil kedua office boy yang sedang mengepel lantai.
"No.. sini", pintaku.
"Kamu dengan Ratmo tolong belikan nasi bungkus. Ini uangnya"
Sengaja kuberikan uang yang berlebih.
"Kamu sudah makan belum?", tanyaku.
"Belum Pak", jawabnya.
"Kalau begitu, kamu makan saja di warung belakang", dia menunjukkan raut muka kegirangan.
Maka langsung saja digamitnya tangan Ratmo, sambil menunjukkan muka cerah dengan uang 50 ribuan di tangannya.

Setelah kulihat ruangan sepi, maka kuhampiri meja Bu Rismayanti. Aku tarik tangannya, dan langsung kulumat bibirnya. Lumatanku belum berhenti, tapi ada dering telepon berbunyi.
"Udah jangan diangkat", ujar Bu Rismayanti.
Tanganku langsung meraba raba ke gundukan payudaranya. Kami masih dalam pakaian komplit. Aku buka resluiting celanaku, dan kukeluarkan batang kemaluanku.
"Bu tolong diisep..", dan kubimbing kepalanya untuk turun kebawah.
Sambil berjongkok dia mengulum penisku. Posisiku berdiri dengan agak gemetar menahan kenikmatan yang tak terperikan. Dikulum dan disedotnya habis-habisan pucuk kemaluanku. Hal ini berjalan kurang lebih 5 menit. Kuangkat dia, dan berganti aku yang jongkok dan dia pada posisi berdiri.

Kuangkat roknya, dan kulepaskan celana dalamnya. Belum sampai CD-nya merosot ke bawah, aku langsung menjilati kemaluannya. Ujung lidahku kutempelkan dan kukulum-kulum clitorisnya.
"Ahh.. Pak.. enak.. Pak.. enak.. enak".
Ditimpali dengan erangannya, maka makin menjadi jadi kulumanku.
"Pak cepat masukkan Pak.. aku sudah nggak kuat Pakk..".
Langsung aku berdiri dan kusandarkan dia ke pinggir meja. Kuarahkan ujung kemaluanku ke permukaan memeknya. Kemaluanku yang sudah menegang ini kuputar-putar dengan tanganku ke permukaannya.
"Ahh.. ahh..", hanya itu saja erangan kenikmatan yang keluar dari mulutnya.
Karena sudah tidak tahan, maka dipegangnya kemaluanku dan langsung dibimbingnya untuk menembus ke lubang kemaluannya. Aku langsung menekannya.
"Ahh..", terdengar teriakan kecil yang diucapkannya.
Aku melihat ke pintu sejenak, jangan-jangan kedua pesuruhku tadi sudah kembali. Kulihat sejak awal permainanku tadi, baru berjalan 45 menit.

Aku gerakkan pantatku maju mundur, kuputar-putar, maju mundur. Kadang kukeluarkan dan langsung aku tancapkan lagi. Di antara erangannya, tangannya mendekap erat tanganku. Makin lama gerakanku makin kupercepat. Makin erat pula pegangannya ke tubuhku. Bibirnya kulumat, lehernya kujilat demikian pula tengkuknya. Gelinjang-gelinjang kenikmatan melandanya.

Makin lama gerakannya makin dia percepat, pinggulnya maju mundur. Makin cepat dan akhirnya dia terpagut diam dan berteriak histeris, sambil memegang erat tubuhku. Kurasakan jepitan di kemaluanku yang demikian keras dan lemaslah dia. Aku menghentikan gerakanku. Beberapa saat kemudian kugerakkan lagi, karena aku belum keluar. Kulihat bajunya sudah teracak-acak, walaupun kami masih berpakaian lengkap. Beberapa saat kemudian, aku merasakan kedut-kedut di ujung penisku, dan aku tahu bahwa spermaku akan segera keluar.

"Sayang, kamu kulum dong..", sambil langsung kukeluarkan kemaluanku dari vaginanya dan kutekan kepalanya kebawah.
"Ohh.. ohh.., aku keluar sayang", isapannya makin kencang dan kuat.
Akhirnya aku tak berdaya beberapa saat disertai dengan kenikmatan yang tiada taranya. Dia telan semua spermaku, dan dikulum-kulumnya lagi penisku. Aku berpikir, wah ini sudah tidak perlu dibersihkan lagi. Beberapa saat kemudian dia lepas kulumannya. Dia kemudian menuju ke kamar mandi, dan aku membetulkan letak pakaianku. Beberapa saat kemudian, si No dan Ratmo baru kembali. Aku kemudian makan, dan setelah selesai makan aku langsung pulang disertai dengan Bu Rismayanti. END by cerminhikmat.blogspot.com Baca kisah seks bergambar terbaru menyebabkan meningkatnya birahi Seks mu " Cerita Dewasa Ngentot Memekmu Di Tangga Darurat  " – Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot – Tags: Kumpulan Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Bergambar, Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Hot, Cerita Sex Selingkuh, Cerita Sex 2016, Cerita Panas, Cerita Sex Abg

Jumat, 10 Juni 2016

Cerita Dewasa Ngentot Memekmu Di Tangga Darurat

Cerita Dewasa, Cerita Horny, Cerita Hentai, Cerita Esex-Esex, Cerita Seks Bergambar, Cerita Ngentot Terbaru – Cerita Seks – Kisah nafsu Birahi yang bikin panas dengan judul " Cerita Dewasa Ngentot Memekmu Di Tangga Darurat " yang sudah pasti seru dan dijamin dapat meningkatkan gairah seks, selamat menikmati.

Cerita Dewasa Ngentot Memekmu Yang Hot


Cerita Dewasa Ngentot Memekmu Di Tangga Darurat
Cerita Dewasa Horny Ngentot Memekmu Di Tangga Darurat 

Cerita Sex - Perkenalkan namaku Rudy. Aku biasa dipanggil Rudy Aku bekerja di sebuah bank di daerah Sudirman. Aku sudah bekerja di bank ini selama hampir 2 tahun. ada project yang melibatkan kami bersama. Singkat cerita kami menjadi begitu dekat dan sangat akrab. Kami sering berkirim pesan singkat dan bersenda gurau ketika jam makan siang. Aku mengagumi kecantikannya dan kemandiriannya sebagai seorang wanita. Dia sering bercerita kepadaku bahwa dia ingin memiliki sosok seorang lelaki yang mampu membuatnya merasa dipimpin dan nyaman. Perasaan tersebut dia temukan di dalam diriku. Sejenak aku terdiam dan tatapan matanya menyatakan seolah-olah aku pria idamannya. Aku pun menyukainya.

Cerita Mesum - Project yang kami lakukan memiliki deadline 2 bulan. Kami sering lembur bersama sampai pagi di kantor. Dia dan saya adalah dua orang yang begitu “workacoholic”. Aku menyukai hasil kerjanya dan kecantikannya yang luar biasa. Kulitnya yang putih mulus dengan kakinya yang jenjang dibalik rok hitam pendek yang biasa dipakainya ke kantor membuat darahku berdesir kencang. Aroma tubuhnya yang begitu menggoda ditambah dengan buah dadanya yang
menyembul di balik kemejanya membuat aku ingin melakukan hubungan intim bersamanya. Sampai suatu malam aku tidak dapat membuka pintu menuju kantorku di lantai 30 karena ID card ku tertinggal di dalam ruangan. Saat itu sekitar jam11 malam. Lift sudah berhenti beroperasi, sehingga aku terpaksa menggunakan tangga darurat menuju ke lantainya. Aku menelponnya untuk membukakan pintu kantornya agar aku dapat mengakses folder-ku dari
komputernya. Ternyata setelah aku naik 5 lantai, aku mendapatinya sedang berdiri menatapku sambil tertawa kecil di tangga darurat itu. Dia berkata,
“Kamu pasti sudah tua ya Rudy Masa lupa sama ID Card sendiri .. Hahaha …” Walaupun kami tau bahwa kami seumuran, aku
membalasnya dengan berkata,
“Mungkin nih aku sudah tua. Tapi pinggang ke bawah masih muda … ” Kemudian dengan tanggannya bertolak di pinggang dan gayanya yang manja dia berkata,
“Ah masa sih … Aku ga percaya.” Saat itu juga gairahku bangkit dan berusaha untuk membuktikannya.
Lalu aku mulai merangkul pinggangya dan berbisik di telinganya,
“Akan aku buktikan kepadamu sayang.” Lalu aku menyibakkan rambutnya dan mencium daun telinganya.
Lalu aku mencium lehernya dan terus ke arah bibirnya. Aku pun menyandarkan dia di dinding. Lalu kami saling berciuman dengan lidah kami saling berpagutan. Lalu dia aku membuka kancing kemejanya perlahan-lahan. Aku melihat dua gundukan di balik kemejanya. Dengan bra merah yang bermotif bunga dan sedikit transparan aku bisa melihat pentil payudaranya di balik motif bunga yang ada. Dia pun mulai menarik
kemejaku ke atas. Aku membuka kemejanya dan totally aku melihat bra merah dengan buah dada yang begitu menggairahkan. Kulit putihnya yang mulus membuatku merasa semakin bernafsu dibuatnya. Kemudian aku pun membuka kemejaku sambil menciuminya di daerah leher dan berciuman bibir sambil memainkan lidah kami. Lalu aku membuka kaitan branya dan membuatnya topless tanpa sehelai benangpun menutup
buah dadanya yang mulus. Sesekali aku mendengar rintihan darinya ..
“Ahhhh Ehhhh” Dia pun mulai memegang ikat pinggangku dan kubantu untuk melepaskannya dan membuka kaitan celanaku dan menurunkan resleting celanaku.
Aku coba merabah buah dadanya yang begitu menggairahkan dan sembari memainkan pentilnya yang begitu kencang. Kemudian aku membuka kaitan roknya yang ada di belakang dan menurunkan resletingnya. Aku membuka roknya dan mendapati ia memakai celana dalam hitam dengan motif transparan. Aku bisa melihat jembutnya di balik celana dalam itu. Lalu aku
menurunkan celana dalamnya dan membuatnya bugil di hadapanku. Kemudian sambil meliuk-liuk dan turun ke bawah ia memegang kontolku yang menegang keras. Ia berkata,
“Rudy, let me suck your dick”. Dan aku berkata,
“Yes baby, please suck my dick”. Lalu tanpa aba-aba dia pun menurunkan celana dalamku dan melihat kontol yang begitu besar dan panjang
di depan mukanya. Tanpa ragu-ragu ia langsung menjilat dan menghisap kepala kontolku, sambil berbalik dan aku bersandar di dinding, ia menghisap kontolku dalam posisi jongkok. Aku hanya bisa mendesah keenakan
“Ahhh baby … Yeah baby … Ahhh” Akupun menikmati setiap kuluman yang ia berikan terhadap kontolku.
Ia menarik kepalanya ke depan dan ke belakang untuk mendapatkan semua kontolku di dalam mulutnya. Sambil mengocok kontolku, ia menghisap kembali kontolku. Dan aku hanya bisa keenakan dan berkata
“Oh baby …. ya baby”
Setelah beberapa saat ia menghisap kontolku, ia berkata,
“Kamu belum ngecrot juga Rudysl” dan aku berkata
“Belom honey ..” Aku pun mengangkatnya ke atas dan membalikkan tubuhnya sehingga kedua buah dadanya menempel ke dinding.
Sambil menahan kedua tangannya di tembok ala polisi amerika menangkap penjahat. Aku pun memegang kontolku dan
memasukkannya ke lubang keperawanannya. Sambil memegang kedua tangannya di dinding aku terus memompa penisku ke dalam vaginanya. Sambil membisikkan beberapa kata-kata kotor ke telinganya membuat dirinya semakin bergairah. Dia hanya bisa mendesah menikmati setiap hujaman penisku
“Ehhh …. Ehhh …. Ahhh …..Ahhhh …. Ehhh” Kemudian aku
membalikkan tubuhnya dan mengangkat kedua kakinya ke pingganggku sambil memasukkan penisku ke vaginanya. Kedua tangannya merangkul bagian belakang leherku sambil sesekali menjambak rambutku. Aku terus menghujami vaginanya dengan penisku namun dengan gerakan yang semakin cepat. Ia pun menggelinjang keenakan sambil cucuran keringatnya menetes dari dahinya. Dengan buah dadanya yang bergerak setiap kali aku mendesakkan penisku ke vaginanya membuatku semakin bernafsu untuk menghujamnya dengan penisku.
Setelah beberapa saat aku merebahkan punggungnya di atas tumpukan pakaian kami yang tergeletak di bawah, kemudian aku mengangkat kedua kakinya ke bahuku dan aku memasukkan penisku perlahan ke lubang vaginanya. Ia pun menggelinjang keenakan. Sambil memejamkan matanya ia mendesah dan berkata,
” Aaaahhhhh faster Rudy …. aaaahhhhhhh …. aaaahhhhh” Aku pun mempercepat gerakanku dan membuatnya semakin menggelinjang.
Kemudian aku membuka kedua kakinya sehingga aku dapat melumat bibirnya, meremas-remas buah dadanya, sambil menggerakkan penisku keluar masuk vaginanya. Dia begitu merasakan kenikmatan yang aku berikan.
Kemudian aku membantunya berdiri dan sambil membungkuk dan memegang pegangan di tangga darurat, aku pun mulai kembali memasukkan penisku ke vaginanya. Sambil meremas kedua buah dadanya dan sesekali memainkan putingnya yang mengeras aku menggerakkan penisku di dalam vaginanya. Ia merasa benar-benar kenikmatan yang ada.
“Uuhhh … aahhhh …. uuuhhhhhh … ahhhh” desahnya ketika penisku bergerak maju mundur.
Sampai akhirnya aku merasakan cairan panas keluar dari vaginanya. Dan tidak selang beberapa lama aku pun mulai mengecrotkan spermaku di dalam vaginanya. Setelah itu kami saling berpelukan dan berciuman mesra.
Untungya malam itu kantor begitu sepi dan hanya kami berdua di tangga darurat. Sejak saat itu kami sering melakukan hubungan seks sampai project kami habis pun kami tetap melakukan hubungan seks dengannya di berbagai tempat, seperti di hotel, di villa ketika kami berlibur berdua, dan berbagai tempat lainnya. Kami sangat menikmati petualangan seks yang kami lakukan. 
END by cerminhikmat.blogspot.com Baca kisah seks bergambar terbaru menyebabkan meningkatnya birahi Seks mu Lihat Juga kisah sebelumnya  " Cerita Dewasa Affair Dengan Teman Di Kantor " – Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot – Tags: Kumpulan Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Bergambar, Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Hot, Cerita Sex Selingkuh, Cerita Sex 2016, Cerita Panas, Cerita Sex Abg

Jumat, 13 Mei 2016

Cerita Gangbang Ibu Muda Cantik Lagi Birahi Berat

Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Ngentot Terbaru – Cerita hot seru – Kisah nafsu panas deskrip dengan judul " Cerita Gangbang Ibu Muda Cantik Lagi Birahi Berat " yang sudah pasti seru dan dijamin dapat meningkatkan gairah seks, selamat menikmati.

Cerita Sex Dewasa Gangbang Ibu Muda Cantik Lagi Birahi Berat

Cerita Gangbang Ibu Muda Cantik Lagi Birahi Berat
Cerita Gangbang Ibu Muda Cantik Lagi Birahi Berat
Cerita Ngentot - Saya adalah seorang mahasiswa sekolah tinggi swasta, saya belajar untuk masa depan yang baik. Saya bangga mempunyai wajah tampan dan bentuk tubuh atlet. Untuk tinggi dan berat badan yang seimbang. Yang paling membuat saya bangga pangkal paha besar, panjang 22 cm, 5 cm diameter. Salah satu teman laki-laki saya sangat iri.

Tinggi jangkung dan berat yang seimbang. Dan paling aku banggakan adalah ukuran kemaluanku yang luar biasa besarnya, panjangnya 22 cm dengan diameter 5 cm. Membuat iri teman laki-lakiku.
Namaku Indra, cukup terkenal di sekolahku. Mungkin karena aku bandel dan sering berganti-ganti cewek. Banyak teman sekolahku yang pernah aku tiduri. Mereka tergila-gila setelah menikmati kontolku yang luar biasa dan tahan lama kalau bersetubuh.

Sore itu, setelah semua pelajaran selesai aku bergegas pulang kerumah. Semua buku-buku sudah kumasukkan kedalam tas. Kustart sepeda motorku menuju jalan raya. Tapi di tengah perjalanan aku baru ingat, pulpenku tertinggal di dalam kelas.

Dengan tergesa-gesa aku balik lagi ke sekolahku. Setelah mengambil kembali pulpenku, aku berjalan lagi menuju parkir sepeda motorku. Untuk mencapai tempat parkir, aku harus melewati ruangan guru.
Ketika melewati ruangan guru-guru, aku mendengan suara mendesah-desah disertai rintihan-rintihan kecil. Aku penasaran dengan suara-suara itu. Aku mendekati pintu ruangan, suara-suara itu semakin keras. Aku semakin penasaran dibuatnya.

Kubuka pintu ruangan, dengan berjalan mengendap-endap, aku mencari tahu darimana datangnya suara-suara itu. Begitu mendekati ruangan Bu Aurel, aku terkejut. Disana kulihat Bu Aurel, guru bahasa Inggrisku yang telah setahun menjanda, sedang bercumbu dengan Pak Rio, guru olahragaku, dalam posisi berdiri.

Bibir mereka saling kecup. Lidah mereka saling sedot. Tangan Pak Rio meremas-remas pantat Bu Aurel yang padat, sedangkan tangan Bu Aurel melingkar dipinggang Pak Rio. Mereka yang sedang asik tak tahu akan kehadiranku. Aku mendekati arah mereka. Aku membungkukkan badan dan bersembunyi dibalik meja, mengintip mereka dari jarak yang sangat dekat.
Mereka menyudahi bercumbu, kemudian Pak Rio duduk dipinggir meja, kakinya menjuntai kelantai. Bu Aurel berdiri didepannya. Bu Aurel mendekati Pak Rio, dengan buasnya dia menarik celana panjang Pak Rio.

Tak ketinggalan celana dalam Pak Rio juga diembatnya. Hingga Pak Rio setengah telanjang. Bu Aurel menguru-urut kontol Pak Rio. Kontolnya yang tidak begitu besar, sedikit demi sedikit menegang. Bu Aurel membungkukkan tubuhnya, hingga wajahnya pas diatas selangkangan Pak Rio. Kontol Pak Rio diciuminya.

“Isep.. sayang.. isep.. kontolku” suruh Pak Rio.
Bu Aurel tersenyum mengangguk. Dia mulai menjilati kepala kontol Pak Rio. Terus turun kearah pangkalnya. Bu Aurel sangat pintar memainkan lidahnya dikontol Pak Rio.
“Oohh.. enakk.. sayang.., truss.., truss”.

Pak Rio mengerang ketika Bu Aurel mengulum kontolnya. Seluruh batang kontol Pak Rio masuk kemulutnya. Kontol Pak Rio maju mundur didalam mulut Bu Aurel. Tangan Bu Aurel mengurut-urut buah pelirnya.

Pak Rio merasakan nikmat yang luar biasa. Matanya merem melek. Pantatnya diangkat-angkat. Aku sangat terangsang melihat pemandangan itu. Kuraba-raba kontolku yang menegang. Kubuka retsleting celanaku.Kukocok-kocok kontolku dengan tanganku. Birahiku memuncak. Ingin rasanya aku bergabung dengan mereka, tapi keinginan itu kutahan, menunggu saat yang tepat.

Lima belas menit berlalu, Pak Rio menarik dan menjambak kepala Bu Aurel.
“Akhh.., akuu.. mauu.., ke.. keluar sayang” Pak Rio menjerit histeris.
“Keluarin aja sayang, aku ingin meminumnya” sahut Bu Aurel.
Bu Aurel tak mempedulikannya. Semakin cepat dikulumnya kontol Pak Rio dan tangan kanannya mengocok-ngocok pangkal kontol Pak Rio seirama kocokan mulutnya. Kontol Pak Rio berkedut-kedut, otot-ototnya menegang.

Dan crott! crott! crott! Pak Rio menumpahkan spermanya didalam mulut Bu Aurel. Bu Aurel meminum cairan sperma itu. Kontol Pak Rio terus dijilatinya, hingga seluruh sisa-sisa sperma Pak Rio bersih. Kontol Pak Rio kemudian mengecil didalam mulutnya.

Pak Rio yang sudah mencapai orgasme kemudian turun dari meja.
“Kamu puas sayang dengan serviceku” tanya Bu Aurel.
“Puas sekali, kamu pitar sayang” puji Pak Rio sambil tersenyum.
“Gantian sayang, sekarang giliranmu memberiku kepuasan” pinta Bu Aurel.
Bu Aurel melepaskan gaunnya, juga pakaian atasnya, hingga dia telanjang bulat. Astaga ternyata Bu Aurel tak memakai apa-apa dibalik gaunnya. Aku dapat melihat dengan jelas lekuk tubuh mulusnya, putih bersih, ramping dan sexy dengan buah dada yang besar dan padat, juga bentuk memeknya yang indah dihiasi bulu-bulu yang dicukur tipis dan rapi.

Bu Aurel kemudian naik keatas meja, kakinya diselonjorkan kelantai. Pak Rio mendekatinya. Memek Bu Aurel diusap-usp dengan tangannya. Jari-jarinya dimasukkan, mencucuk-cucuk memek Bu Aurel. Bu Aurel menjerit nikmat.

“Isep sayang, isep memekku sayang” pinta Bu Aurel menghiba.
Pak Rio menurunkan wajahnya mendekati selangkangan Bu Aurel. Lidahnya dijulurkan kememek Bu Aurel. Disibaknya bibir memek Bu Aurel dengan lidahnya. Pak Rio mulai menjilati memek Bu Aurel.

“Oohh.. truss.. sayang.., jilatin terus.., akhh” Bu Aurel mendesah.
Pak Rio dengan lihainya memainkan lidahnya dibibir memek Bu Aurel. Dihisapnya memek Bu Aurel dari bagian luar kedalam. Memek Bu Aurel yang merah dan basah dicucuk-cucuknya. Kelentitnya disedot-sedot dengan mulutnya.

“Oohh.., enakk.., truss.., truss.., sayang” jerit Bu Aurel.
Hampir seluruh bagian memek Bu Aurel dijilati Pak Rio. Tanpa sejengkalpun dilewatinya.
“Akkhh.., akuu.. mauu.. ke.. keluar.. sayang” erang Bu Aurel.
Memeknya berkedut-kedut. Otot-otot memeknya menegang. Dijambaknya rambut Pak Rio, dibenamkannya keselangkangannya.

“A.. akuu.., keluarr.., sayang” Bu Aurel menjerit histeris ketika mencapai orgasme. Memeknya sangat basah oleh cairan spermanya. Pak Rio menjilati memeknya hingga bersih.
“Kamu puas Aurel?” tanya Pak Rio pendek.

“Belum! Entot aku sayang, aku ingin merasakan kontolmu” pinta Bu Aurel.
“Maaf Aurel! Aku tak bisa, aku harus pulang”.
“Nanti istriku curiga, aku pulang sore” sahut Pak Rio menolak.
“Kamu pengecut Rio! Dikasih enak aja takut!” kata Bu Aurel jengkel.

Matanya meredup, memohon pada Pak Rio. Pak Rio tak mempedulikannya. Dia mengenakan celananya, kemudian berlalu meninggalkan Bu Aurel yang menatapnya sambil memohon.
Ini kesempatanku! Pikirku dalam hati. Nafsu birahiku yang sudah memuncak melihat mereka saling isap, ingin disalurkan. Setelah Pak Rio berlalu, kudekati Bu Aurel yang masih rebahan diatas meja. Kakinya menggantung ditepi meja.

Dengan hati-hati aku berjalan mendekat. Kulepaskan baju seragamku, juga celanaku hingga aku telanjang bulat. Kontolku yang sudah menegang, mengacung dengan bebasnya. Sampai didepan selangkangan Bu Aurel, tanganku meraba-raba paha mulusnya.
Rabaanku terus keatas kebibir memeknya. Dia melenguh. Kusibakkan bibir memeknya dengan tanganku. Kuusap-usap bulu memeknya. Kudekatkan mulutku keselangkangannya. Kujilati bibir memeknya dengan lidahku.

“Si.. siapa.., kamu” bentak Bu Aurel ketika tahu memeknya kujilati.
“Tenang Bu! Saya Indra murid Ibu! Saya Ingin memberi Ibu kepuasan seperti Pak Rio” sahutku penuh nafsu.

Bu Aurel tidak menyahut. Merasa mendapat angin segar. Aku semakin berani saja. Nafsu birahi Bu Aurel yang belum tuntas oleh Pak Rio membuatnya menerima kehadiaranku.
Aku melanjutkan aktivitasku menjilati memek Bu Aurel. Lubang memeknya kucucuk dengan lidahku. Kelentitnya kusedot-sedot.

“Oohh.., truss.. Indra.., truss.. isep.. sayang” pintanya memohon.
Hampir setiap jengkal dari memek Bu Aurel kujilati. Bu Aurel mengerang menahan nafsu birahinya. Kedua kakinya terangkat tinggi, menjepit kepalaku.

Lima belas menit berlalu aku menyudahi aktivitasku. Aku naik keatas meja. Aku berlutu diatas tubuhnya. Kontolku kuarahkan kemulutnya. Kepalanya tengadah. Mulut terbuka menyambut kehadiran kontolku yang tegang penuh.

“Wow! Gede sekali kontolmu!” katanya sedikit terkejut.
“Isep Bu! Isep kontolku!” pintaku.
Bu Aurel mulai menjilati kepala kontolku, terus kepangkalnya. Pintar sekali dia memainkan lidahnya.
“Truss.. Buu.. teruss.., isepp” aku mengerang merasakan nikmat.
Bu Aurel menghisap-isap kontolku. Kontolku keluar masuk didalam mulutnya yang penuh sesak.
“Akuu.. tak.., tahann.., sayang! Entot aku sayang” pintanya.
“Ya.., ya.. Buu” sahutku.

Aku turun dari meja, berdiri diantara kedua pahanya. Kugenggam kontolku, mendekati lubang memeknya. Bu Aurel melebarkan kedua pahanya, menyambut kontolku. Sedikit demi sedikit kontolku memasuki lubang memeknya. Semakin lama semakin dalam. Hingga seluruhnya amblas dan terbenam. Memeknya penuh sesak oleh kontolku.
Aku mulai mengerakkan pantatku maju mundur. Klecot!Klecot! Suara kontolku ketika beradu dengan memeknya.

“Ooh.., nik.. matt.., sayang.., truss” Bu Aurel mendesah.
Kuangkat kedua kakinya kebahuku. Aku dapat melihat dengan jelas kontolku yang bergerak-gerak maju mundur.
“Ooh.., Buu.., enakk.. banget.., memekmu.., hangat” desahku.
Sekitar tiga puluh menit aku menggenjotnya, kurasakan memeknya berkedut-kedut, otot-ototnya menegang.
“Akuu.., tak.. tahan.., Indra, aku.. mau.. keluarr” jeritnya.
“Tahan.. Buu.., aku.. masih tegang” sahutku.
Dia bangun duduk dimeja memegang pinggangku erat-erat, mencakar punggungku.
“Akkhh.., akuu.. keluar” Bu Aurel menjerit histeris.
Nafasnya memburu. Dan kurasakan memeknya sangat basah, Bu Aurel mencapai orgasmenya. Ibu guruku yang sudah berumur 37 tahun menggelepar merasakan nikmatnya kusetubuhi.
Aku yang masih belum keluar, tak mau rugi. Kucabut kontolku yang masih tegang. Kuarahkan kelubang anusnya. Kedua pahanya kupegang erat.
“Ja,.jangan.., Indra” teriaknya ketika kepala kontolku menyentuh lubang anusnya.
Aku tak memperdulikannya. Kudorong pantatku hingga setengah batang kontolku masuk kelubang anusnya yang sempit.

“Aow! Sakitt.. cabutt.., Indra.., aku.. sakitt.. jangan” teriaknya keras.
Kusodok terus hingga seluruh batang kontolku amblas. Kemudian dengan perlahan tapi pasti kugerakkan pantatku maju mundur.
Teriakan Bu Aurel mengendor. Berganti dengan desahan-desahan dan rintihan kecil. Bu Aurel sudah bisa menikmati sentuhan kontolku dianusnya.
“Jadi dicabut ngga Bu” candaku.
“Jangan sayang, enak banget” katanya sambil tersenyum.
Kusodok terus lubang anusnya, semakin lama semakin cepat. Bu Aurel menjerit-jerit. Kata-kata kotor keluar dari mulutnya. Aku semakin mempercepat sodokanku ketika kurasakan akan mencapai orgasme.

“Buu.., akuu.. mauu.. ke.. keluarr” aku melolong panjang.
“Akhh.. akuu juga sayang” sahutnya.
Crott! Crott! Crott! Aku menumpahkan sperma yang sangat banyak dilubang anusnya. Kutarik kontolku. Kuminta dia turun dari meja untuk menjilati kontolku. Bu Aurel menurutinya. Dia turun dari meja dan berlutut dihadapanku. Kontolku dikulumnya. Sisa-sisa spermaku dijilatinya sampai bersih.

“Kamu hebat Indra, aku puas sekali” pujinya.
“Aku juga Bu” sahutku.
“Baru kali ini memekku dimasuki kontol yang sangat besar” katanya.
“Ibu mau khan terus menikmatinya” kataku.
“Tentu sayang” jawabnya sambil berdiri dan mengecup bibirku.
Akhirnya kami beristirahat sehabis merengkuh kenikmatan. Kenikmatan selanjutnya kudapatkan dirumahnya. Bu Aurel, guruku ternyata hyperseks. Dia kuat sekali ngentot. Satu malam bisa sampai empat kali. END by cerminhikmat.blogspot.com Baca kisah seks bergambar sebelumnya menyebabkan meningkatnya birahi Seks mu " Cerita Sex Ngentot Tante Paruh Baya di Mobil " – Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot – Tags: Kumpulan Cerita Sex Dewasa, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Bergambar, Cerita Sex Sedarah, Cerita Sex Tante, Cerita Sedarah, Cerita Sex Selingkuh, Cerita Sex 2016, Cerita Panas, Cerita Sex Janda

Kamis, 28 April 2016

Cerita Seks ML Dengan Janda Muda Berhijab Anak Satu

Cerita Seks ML Dengan Janda Muda Berhijab Anak Satu - Ngentot Janda Muda Berjilbab itu sungguh suatu kenikmatan tersendiri. Seringkali aku memikirkan kalimat ini. Rasanya ada benarnya juga. Tapi apakah ini nasib yg digariskan Tuhan aku tidak tau mungkin lebih tepat ini adalah godaan dari setan.

Baca Cerita Seks Sebelumnya Cerita Sex Ngentot Dengan Supir Pribadi

Seperti pagi ini ketika di dalam bus menuju ke kantor aku duduk di sebelah cewek cantik dengan jilbab dengan tinggi 150 cm, umur sekitar 27 tahun, bertubuh sekal dan berkulit putih (keliatan dari kulit wajah dan telapak tangannya).

Cerita Dewasa Seks ML Dengan Janda Muda Berhijab Anak Satu

Cerita Seks ML Dengan Janda Muda Berhijab Anak Satu
Cerita Seks ML Dengan Janda Muda Berhijab Anak Satu
Cerita Sex Dewasa - Mula-mula aku tidak perduli karena hobiku untuk tidur di bis sangat kuat namun hobi itu lenyap seketika ketika cewek berjilbab di sebelahku menarik tas dipangkuannya untuk mengambil hp-nya yg berdering. Sepasang paha montok tercetak jelas dari rok biru tua panjang nan ketat yang dipakainya. Pemandangan itu cukup menarik sehingga menggugah seleraku menjadi bangkit. Aku lantas mencari akal bagaimana memancing percakapan dan mencari informasi. Sepertinya sudah alamnya ketika kita kepepet seringkali ada ide yg keluar. Saat itu setelah dia selesai menelefon tiba-tiba mulutku sudah meluncur ucapan ,"Wachhh... hobinya sama juga yach !. Sejenak dia memandangku bingung, mungkin berpikir orang ini sok akrab banget sich."Hobi apaan ? tanyanya.
"Itu nitip absen", sahutku dan dia tertawa kecil.
"Tau aja kamu. Dasar tukang nguping", sahutnya.
Akhirnya obrolan bergulir. Selama percakapan aku tidak menanyakan nama, pekerjaan maupun teleponnya, tapi lebih banyak cerita lucu. Sampai akhirnya dia ngomong
"kamu lucu juga yach.., nggak kaya cowok yang laen.
""Maksud kamu ?" tanyaku lagi."
Biasanya mereka baru ngobrol sebentar udah nanya nama terus minta nomor telepon." Setelah itu kami saling berkenalan. Perempuan muda berjilbab bernama Siti Fathiya, biasa dipanggil Tia. Obrolan terus berlanjut sampe dia turun di Thamrin dan aku terus ke kota. Dua hari kemudian aku bertemu dia lagi. Cewek manis berjilbab itu menghampiriku dan duduk disebelahku sambil bercerita bahwa teman-temannya penasaran karena dia hari itu punya banyak cerita konyol. Pagi itu kami menjadi lebih akrab. Sambil bercanda tiba-tiba dia berkata :"Kamu pasti suka maen cewek yach, soalnya kamu jago ngobrol banget. Pasti banyak cewek di bis ini yang kamu pacarin.
"Sumpah mati aku kaget sekali denger omongan dia. Kayanya maksud aku buat kencan ama dia udah ketauan. Akhirnya karena udah nanggung aku ceritain aja ke dia kalo aku sudah beristri dan punya anak. Ech rupanya dia biasa aja, justru aku yang jadi kaget karena ternyata dia sudah nggak perawan lagi karena pernah Ngentot waktu lulus sekolah dulu. Sekarang dia sudah bercerai. Wuichhh, nggak nyangka banget kalo doi ternyata janda muda. Selanjutnya sudah bisa ditebak. Obrolan sudah lebih ringan arahnya. Akupun mulai memancing obrolan ke arah yang menjurus sex. Keakraban dan keterbukaan ke arah sex sudah di depan mata.
HIBURAN GAMBAR
Cerita Bokep - Sampai suatu sore setelah dua bulan perkenalan, kami janjian pulang bareng. Hari itu dia mengenakan jilbab merah muda sewarna dengan hem dan rok panjangnya. Posisi duduk kami sudah akrab dan menempel. Bahkan Tia tidak sungkan lagi mencubit aku setiap dia menahan tawa atau tidak tahan aku goda. Beberapa kali ketika dia mencubit aku tahan tangannya dan dia tampaknya tidak keberatan ketika akhirnya tangan kirinya aku tumpangkan di pahaku dan aku elus-elus lengannya yang tertutup hem lengan panjangnya sambil terus ngobrol. Akhirnya dia sadar dan berbisik, "Wachh, kok betah banget ngelus tanganku, entar lengan bajuku jadi kusut lho.
"Habis gemes ngeliat muka manis kamu, apalagi bibir tipis kamu," sahutku sambil nyengir.
"Dasar gila kamu," katanya
sambil menyubit pahaku.Serrrrrr..., pahaku berdesir dan si junior langsung bergerak memanjang. Aku lihat bangku sekelilingku sudah kosong sementara suasana gelap malam membuat suasana di dalam bis agak remang-remang. Aku angkat tangan kirinya dan aku kecup lembut punggung jarinya. Janda muda berjilbab itu hanya tersenyum dan mempererat genggaman tangannya. Akhhhhh... sudah ada lampu hijau pikirku. Akhirnya aku teruskan ciuman pada punggung jarinya menjadi gigitan kecil dan hisapan lembut dan kuat pada ujung jarinya. Tampaknya dia menikmati sensasi hisapan di jarinya. Wajahnya yang dihiasi jilbab itu tampak sendu terlihat cantik sekali. Dan akhirnya dia menyender ke samping pundakku. Ketika bis memasuki jalan tol, aktivitas kami meningkat. Tangan kananku sudah mengusap payudaranya yang putih berukuran 36 B dari luar kemeja merah mudanya. Terasa padat dan kenyal. Lalu perlahan jemariku membuka kancing kemejanya satu persatu dan menyusup kedalam BH miliknya. Putingnya semakin lama semakin mengeras dan terasa bertambah panjang beberapa mili. Sementara itu tangannya juga tidak tinggal diam mulai mengelus-ngelus penisku dari luar. Setelah beberapa menit kemudian tiba-tiba sikapnya berubah menjadi liar dan agresif. Dia tarik ritsletingku dan terus merogoh dan meremas penisku yang sudah tegang. Tanganku yang di dada ditarik dan diarah kan ke selangkangannya. Aku tidak dapat berbuat banyak karena posisinya tidak menguntungkan sehingga hanya bisa mengelus paha dari luar rok panjangnya saja. Aktifitas kami terhenti kala hampir tiba di tujuan. Dan dengan nafas yang masih tersengal-sengal menahan birahi kami merapikan pakaian masing-masing. Turun dari bis aku bilang mau anter dia sampai dekat rumahnya. Aku tau kita bakal melewati pinggir jalan tol. Daerah itu sepi dan aku sudah merencanakan untuk menyalurkan hasratku di daerah itu. Tampaknya janda muda berjilbab itu juga memiliki hasrat yang sama. Ketika berjalan, tangan kirikuku merangkul sambil mengelus payudaranya dari luar hem merah muda lengan panjang yang dikenakannya. Dan ketika kita melewati jalan yang sepi tersebut secepat kilat tangan kananku meraih kepalanya yang dibalut jilbab merah muda model modis dan langsung mencium dan melumat bibir tipisnya itu. Dengan cepat pula cewek berjilbab itu menyambut bibirku, menghisap dan menyedotnya. Tangannya langsung beraksi menurunkan ritsleting celanaku dan aku sendiri langsung mengangkat rok panjang model ketat miliknya. Rrrretttttt... aku tarik kasar cdnya..., jariku langsung menyelusup masuk ke vaginanya terasa hangat dan licin. Rupanya dia sangat terangsang sejak di bis tadi. Di tengah deru nafasnya Tia berdesah : "Ayo mas... masukin aja... aku kepengen banget nech. Hhhhhh..."
"Sebentar sayang, Kita cari tempat yang aman." sahutku
Aku tarik dia melewati pagar pengaman tol dan ditengah rimbun pohon aku senderkan dia dan setelah menarik rok panjang model ketatnya itu sampai sepinggang Lalu buru-buru kuloloskan celana dalamnya kemudian kuangkat kaki kanannya. Sengaja celana dalamnya kusangkutkan di pergelangan kaki kanan yang kuangkat itu biar celana dalamnya tidak kotor menyentuh tanah. Dengan bernafsu aku buka celanaku dan megarahkan penisku ke vaginanya tapi cukup sulit juga. Akhirnya dia menuntun penisku memasuki vaginanya. ?Emmhhh...!?, kepala janda muda berjilbab merah muda itu mendongak sembari melenguh tatkala ujung penisku mulai penetrasi kedalam vaginanya. Luar biasa, itulah sensasi yang aku rasakan ketika penisku mulai menyeruak memasuki vaginanya yang sudah dibasahi cairan nafsu. Ditengah deru mobil yang melintasi jalan tol aku memompa pantatku dengan gerakan pelan dan menghentak pada saat mencapai pangkal penisku. Tia menyambut dengan menggigit pundakku setiap aku menghentak penisku masuk kedalam vaginanya. "Ooochhhh... auchhhh... Masssss... oochhh...", desahnya. Birahi dan ketegangan bercampur aduk dalam hatiku ketika terdengar suara orang melintasi jalan dibalik pagar. Namun lokasi kami cukup aman karena gelapnya malam dan terlindung pohon yang cukup lebat. Bahkan mungkin orang yang berjalan itu tidak akan berpikir ada sepasang manusia yang cukup gila untuk ber cinta di pinggir jalan tol tersebut.
"Gantian mas... aku cape", katanya.
Aku lantas duduk menyandar dan perempuan muda berjilbab merah muda itu memegang rok panjang yang kusingkap tadi agar tidak jatuh kebawah. Kemudian Tia mulai berjongkok mengarahkan vaginanya. Ketika penisku kembali menyeruak diantara daging lembut vaginanya yang sudah licin, sensasi itu kembali menerpa diriku. Sambil memegang bahuku, dia mulai menekan pantatnya dan menggerakan pinggulnya dengan cara menggesek perlahan, maju mundur sambil sesekali memutar. Kenikmatan itu kembali mendera dan semakin tinggi intensitasnya ketika aku membantu dengan menekan keatas pinggulku sambil menarik pantatnya. Desahan suaranya makin keras setiap kali kemaluan kami bergesekan, "uchhhhh... ssshhh... uchhhhh...". Mataku sendiri terpejam menikmati rasa yang tercipta dari pergesekan bulu kemaluan kami sambil terus menggerakkan pinggul mengimbangi gerakannya.

"Terus sayang... ayo terus", desahku.
Keringat sudah membasahi punggungnya dan gerakan kami sudah mulai melambat namun tekanan semakin ditingkatkan untuk mengimbangi rasa nikmat yang menjalar disekujur tubuh kami dan terus bergerak ke arah pinggul kami, berkumpul dan berpusar di ujung kemaluan kami. Berdenyut dan ujung penisku mulai siap meledak, sementara perempuan berjilbab ini mulai mengerang sambil menjepitkan vaginanya lebih keras lagi. "Hegghhhhhh... hhhegghhhh... heghhh... terus mas... sodok... sodok terussss... mas... yachhh... disitu... terus... terussss... ooocchhhhhhh".


Cerita Seks Bergambar - Dengan desahan panjang sambil mendongakkan kepalanya yang terbungkus jilbab, Tia menekan dan menjepit keras penisku sementara vaginanya terus berdenyut-denyut. ?Mass...mmhh...oouuccchh...?, pekiknya tertahan sembari menundukkan kepalanya yang berjilbab itu tatkala mencapai puncaknya. Aku hanya bisa terdiam sambil memeluk tubuhnya menunggu dia selesai orgasme. Ketika jepitannya mulai mengendur aku langsung bereaksi meneruskan rasa yang tertunda itu, tanpa basa basi rasa nikmat itu mulai menerjang kembali, berkumpul dan meledak menyemburkan cairan kenikmatanku ke dalam vaginanya. Aku sodokan penisku sambil menekan pinggulnya sementara kakiku mengejang menikmati aliran rasa yang menerjang keluar dari tubuhku itu. Setelah beristirahat beberapa menit kami saling memandang... akhirnya tersenyum dan tertawa."Kamu memang bener-bener gila, tapi jujur aku sangat menyukai bercinta dengan cara seperti ini. Aku belum pernah senikmat ini bercinta." akunya. "He.. he.. he.. sama donk", kataku sambil mengecup bibir sang janda muda berjilbab yang tipis itu sementara kemaluanku mulai mengendur di dalam vaginanya. Setelah itu kami merapikan pakaian masing dan berjanji untuk mengarungi kenikmatan seks ini untuk hari-hari mendatang. End by cerminhikmat.blogspot.com ~ Cerita Sex Bergambar - Cerita Sex Terbaru - Cerita Mesum 2016 ~

kumpulan cerita jilbab mesum,cewek jilbab mesum,cerita jilbab ngentot,cerita jilbab mesum terbaru,youtube jilbab mesum,indonesia jilbab hot smu,cerita jilbab hot,jilbab hot panas,gadis abg ngentot,foto gadis jilbab ngentot,cewek jilbab ngentot,gambar gadis ngentot,cerita dewasa ngentot istri ustadz,smu bandung ngentot d semak2,memek' cewek jilbab,foto ngentot anak smu,jilbab hot,gadis jilbab ngentot,jilbab ngentot,smp mesum ngentot berjilbab,bokep jilbab mesum,foto cewek jilbab ngentot,video cewek ngentot,anak sma mesum video 3gp,video mesum siswi smu,abg mesum jilbab,jilbab mesum 3gp,cerita entot jilbab binal,cerita dewasa ngentot istri tetangga,cerita dewasa sedarah dengan mama,cewek jilbab nakal


Rabu, 20 April 2016

Cerita Sex Dewasa Tumbal Pesugihan

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa – Cerita Sex Tante Kesepian- Kisah Mistis pembangkit nafsu birahi ini berkisah ritual pesugihan dengan judul " Cerita Sex Dewasa Tumbal Pesugihan " yang sudah pasti seru dan dijamin dapat meningkatkan gairah seks, selamat menikmati.
Cerita Sex Dewasa Tumbal Pesugihan
Cerita Sex Dewasa Tumbal Pesugihan

 Cerita Sex Dewasa Istri Dijadikan Tumbal Seks Demi Uang


Cerita Sex Dewasa - ini cerita ngengenai seorang yang tidak ingin hidup miskin dan cara yang paling cepat ada memakai cara pesugihan,, pesugihan yang mereka lakukan ada lah pesugihan dengan buto ijo. mereka tidak memikirkan apa dampak dari pesugihan itu, dalam cerita ini mereka harus mengorbankan seorang karyawan untuk di jadi kan korban, sang istri pun akhir nya menyesal dan  si suami tidak juga bertobat akhir nya istri nya lah yang menjaid korban pesugihan buto ijo. menyesal pun sudah terlambat kata orang sungguh kasihan sekali. bnyak cara untuk menjadi sukses, tidak harus mencari pesugihan karena itu hanya sementara dan ada tumbal nya.

Sudah banyak cerita tentang pesugihan, persekutuan antara manusia dengan makhluk gaib untuk memperoleh harta kekayaan dengan cara tidak wajar. Meskipun nyata-nyata kalau ini adalah perbuatan sesat, namun tetap ada saja orang yang mau melakukannya. lni adalah cerita tentang seorang pelaku pesugihan yang penulis peroleh dari seorang teman, sebut saja Karyo, yang secara diam-diam mengamati prilaku tetangganya.


Menurutnya, tetangganya itu melakukan persekutuan dengan makhluk gaib, Buto Ijo. Meskipun makhluk tersebut tergolong gaib, tetapi ada beberapa orang pintar yang dengan kasat mata dapat melihat bentuk fisik makhluk yang satu ini. Menurut mereka Buto ijo itu memiliki postur tubuh yang tinggi besar mirip raksasa. Kulitnya hijau, licin seperti lumut. Matanya merah dan besar serta giginya bertaring. Meskipun wujudnya menyeramkan, namun ada saja orang yang memuja dan memanfaatkannya untuk mendapatkan harta kekayaan. Karena makhluk ini dipercaya dapat memberi harta kekayaan bagi pelakunya.

Nah, salah satu orang yang nekad memanfaatkan makhluk satu ini adalah tetangganya Karyo itu. Sebut saja namanya Parman. Parman bukannya tidak tahu kalau perbuatannya itu adalah sesat dan mengandung resiko. Tetapi mau apa lagi? Dalam keputusasaannya menjalani kehidupan sehari-hari Parman tidak menemukan jalan keluar bagaimana caranya untuk memperoleh rezeki lebih, selain melakukan pesugihan demi kelangsungan hidupnya yang memang senantiasa didera kemiskinan.

Ritual Sex Tumbal Pesugihan


Sebenarnya winda, istrinya, tidak setuju dengan jalan yang ditempuh oleh suaminya itu. winda selama ini cukup nerimo dengan segala rezeki yang diberikan oleh Tuhan pada keluarganya. Baginya sudah bisa makan setiap hari saja sudah cukup. Dan masih beruntung karena kedua anak lelakinya masih mau membantu mencari uang tambahan untuk membiayai sekolahnya sendiri. Simon yang duduk di kelas 2 SMP sebelum berangkat sekolah ikut membantu tetangganya, Lek Gandi yang berjualan lontong sayur di pasar kaget. Sedangkan Tarman yang duduk di kelas 5 SD pagi-pagi sudah berada di perempatan lampu merah Antasri menjajakan koran. Sedang suaminya sehari-hari bekerja sebagai kuli pemecah batu di lereng Bukit Camang.

"Ini perbuatan sesat, Pakne!" Ucap winda saat mengetahui dari mana asal segepok uang yang diserahkan suaminya malam itu. Tiga malam Parman menghilang, saat pulang dia menyerahkan segepok uang pada istrinya. Ketika winda menanyakan dari mana dia mendapatkan uang sebanyak itu, mulanya Parman berbohong. Tetapi setelah didesak terus, akhirnya dia mengaku.


"Sudahlah Bune, aku melakukannya karena terpaksa. Aku sudah bosan dengan penderitaan yang kita alami selama ini. Uang. itu bukan untuk foya-fota, tetapi untuk kita pergunakan menyambung hidup kita, supaya kita bisa dipandang orang" jawab Parman.

"Tetapi resikonya kan berat, Pak!" sergah winda. Parman sejenak terdiam. Dia memang tahu benar kalau perbuatannya itu mengandung resiko, karena kelak dia harus menyediakan imbalan berupa tumbal nyawa manusia!

"Terserah padamu wahai manusia. Keluargamu sendiri aku tidak perduli. Pokoknya yang penting dia itu perempuan. Ingat, setiap saat aku memintanya kau harus menyediakannya!" Kata Buto ijo ketika Parman selesai melakukan ritual


Di bawah sebatang pohon beringin tua yang usianya mungkin sudah puluhan bahkan ratusan tahun. Konon Parman nekad melakukannya karena rayuan seseorang yang pernah melakukan hal serupa.
"Pokoknya dijamin berhasil Kar. Dari pada jadi kere seumur hidup mendingan kita mengabdi pada si Buto Ijo itu. Kita akan cepat jadi orang kaya dan tentu saja hidup enak, tanpa harus banting tulang capek- capek jadi pemecah batu!" Kata orang yang mengantar Parman ke tempat di mana sang Buto Ijo bermukim. Sekarang semuanya sudah terlanjur. Tak ada pilihan bagi winda selain menerima uang yang diberikan oleh suaminya itu. Apalagi selama ini winda belum pernah menerima uang sebanyak itu. Setiap hari paling dia cuma menerima dua atau tiga lembar uang puluhan ribu dari suaminya itu.

Uang tersebut dipergunakan winda untuk membuka warung tegal. Anehnya, meskipun tempat dia berjualan kurang strategis, tetapi baru saja beberapa hari berjualan pengunjungnya sudah banyak. Ada yang sengaja makan di sana dan juga ada yang sengaja membeli dibungkus untuk dibawa pulang. Tak heran, kalau dalam waktu singkat warung bu winda sudah berubah permanen. Parman sengaja membeli tanah dan membangunnya. Saking ramainya, kini bu winda mempekerjakan seorang gadis dari kampungnya untuk..
Saking ramainya, kini bu winda mempekerjakan seorang gadis dari kampungnya untuk membantunya.


Adalah Basiman seorang pengangguran kini memperoleh kerjaan tanpa harus melamar. Dia jadi tukang parkir liar di depan warung bu winda. Setiap hari dia mangkal di depan warung bu winda mengatur kendaraan yang keluar masuk. Tetapi ada satu hal yang membuat dirinya merasa heran karena setiap bulan pada hari Jum'at ketiga warung bu winda selalu tutup. Sebenarnya dia ingin bertanya pada bu winda, tetapi dia merasa segan, karena dia merasa bukan haknya untuk mencampuri urusan orang lain.

Akan halnya Parman dan istrinya pada setiap hari Jum'at ketiga setiap bulan sengaja menutup warungnya karena melakukan ritual rutin, yaitu menemui Sang Buto Ijo. Kedua suami istri itu seperti biasanya membawa sajenan berupa ayam bekakak dan satu baskom besar ketan hitam dan ketan putih yang sudah dimasak, kembang tujuh warna, kemenyan arab dan tak lupa air minumnya berupa wedang jahe. Tetapi tak biasanya Buto Ijo yang selama ini selalu gembira menyambut Parman, kali ini marah sekali karena ternyata sajenan yang diberikan itu tidak sesuai dengan janjinya.


"Hei, manusia dua orang pengikutku sudah memberi aku tumbal berupa gadis muda, tetapi kau sendiri belum pernah. saat ini birahiku sedang naik. Jadi aku butuh tumbal darimu berupa gadis muda he...he... he!"
Mendengar permintaan itu kontan saja Parman dan istrinya saling pandang. Mereka tahu kalau tak ada cara lain selain harus menuruti permintaan itu. Tetapi siapa yang harus dikorbankan? Karena kedua anak mereka lelaki semua.

"Bukankah sejak dulu aku tidak setuju dengan pekerjaan ini, Pak. Percuma kita kaya kalau harus mengorbankan nyawa orang lain. Si Turah itu kan orang lain. Selama ini dia bekerja sangat rajin sekali. Aku tidak tega kalau dia harus Jadi korban. Lantas apa yang harus kita katakan pada orang tuanya di kampung nanti?" Tanya bu winda pada suaminya saat mereka pulang.
"Sudahlah bu. Kau tenang saja kalau soal itu serahkan saja padaku biar aku yang mengatur!" Jawab Parman. Singkat cerita, akhirnya, Turah, pembantunya, dikorbankan oleh Parman sebagai tumbal. Kematian Turah yang mendadak dan misterius itu sempat membuat gempar penduduk desa Tanjungsari. Mereka bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi atas diri Turah yang malang itu. Karena selama ini keluarga Turah sering menerima sms dari Turah yang isinya mengatakan bahwa di kota dia sehat- sehat saja. Konon Turah menghilang dari rumah Parman selama 5 hari, lalu ditemukan sudah menjadi mayat di sebuah sumur tua yang tak jauh dari rumah Parman.


Sebenarnya keluarga Turah tidak terima dengan kejadian ini dan berniat akan menuntut Parman. Tetapi Parman jauh-jauh hari sudah menyiapkan senjata pamungkas, yaitu memberi keluarga Turah segepok uang tunai serta menanggung biaya dari mulai penguburan, tahlilan sampai pada selamatan 100 harinya. Cara ini ternyata ampuh. Bagi kedua orangtua Turah yang lugu dan polos itu, kebaikkan dan perhatian yang diberikan Parman mereka terima dengan senang hati. Menurut mereka kematian Turah mungkin sudah takdir. Karena itu mereka harus legowo. Apalagi keluarga Turah memang termasuk keluarga yang miskin.

Ya, Parman telah berhasil dengan tipu muslihatnya menipu keluarga Turah. Dengan demikian dia merasa aman karena perbuatan jahatnya tidak sampai terbongkar. Tetapi tidaklah demikian halnya dengan winda. Sejak peristiwa kematian Turah dirinya selalu resah. Dia selalu dikejar rasa bersalah yang teramat besar. Dia khawatir kalau perbuatan suaminya itu sampai terbongkar dan diketahui oleh keluarga Turah di kampung. Apa lagi akhir-akhir ini winda sering bermimpi didatangi Turah dan menanyakan apa salah dan dosanya hingga dia dijadikan korban oleh kedua majikannya itu. Karena sudah tak tahan, malam itu winda menuntut suaminya.

"Pakne, pokoknya ini harus dihentikan! Aku tidak mau kalau nanti sampai jatuh korban lagi. Buat apa kita hidup di atas penderitaan orang lain!" Tuntut winda. Tentunya Parman jadi kaget sekali mendengar ucapan istrinya itu. Mana mungkin aku berhenti, ucapnya dalam hati. Tentu saja dia tidak rela kalau harta yang sudah dimilikinya selama ini akan hilang, dan dia akan kembali jadi kere dan kembali bekerja sebagai buruh pemecah batu.
"Jadi maksud Bune supaya kita kembali jadi miskin?" Jawab Parman kesal.
"Ya, tidak apa~apa miskin. Bagiku lebih baik hidup miskin tapi tenteram dari pada kaya tetapi harus mengorbankan nyawa orang lain. Aku takut bagaimana nanti kalau rahasiamu itu terbongkar. Lantas bagaimana nasib kedua anak kita? Mereka pasti menderita akibat ulahmu!" Kata winda tak kalah jengkelnya.

Parman terdiam. Timbul rasa jengahnya mendengar kata-kata yang diucapkan oleh istrinya itu. Kini terjadi pergulatan batin di diri Parman. Dia benar-benar bingung menentukan pilihan. Ucapan winda benar! Batinnya. Nelangsa. Tetapi di sisi lain dia tidak mau kehilangan harta kekayaannya!
Akhirnya Parman menampik semua tuntutan istrinya itu. Dia tidak mau kembali hidup miskin. Gelimang materi dan hidup enak yang dirasakannya, membuat dirinya terus melakukan perbuatan sesat, bersekutu dengan Buto ljo. Dan nikmat dunia semakin membuatnya terlena hingga lupa kalau sudah saatnya dia harus kembali menyerahkan tumbal berikutnya. Jangankan memberikan tumbal nyawa manusia, bahkan untuk mengantarkan sajenan rutin setiap malam Jum'at ketiga sudah dilupakannya. Hal ini tentu saja membuat makhluk peliharaannya itu jadi marah!

Malam itu menjelang subuh Parman baru pulang dari tempat hiburan malam yang belakangan ini sering dikunjunginya. Parman sengaja membawa kunci sendiri supaya tidak mengganggu penghuni lainnya yang sedang tidur, kalau dia pulang larut malam. saat sampai di depan pintu kamar istrinya, Parman tiba-tiba menghentikan langkahnya karena telinganya mendengar suara aneh di dalam kamar winda. Dia mendengar seperti ada suara desahan dan suara ranjang yang berderak-derak. Terdorong rasa ingin tahunya, perlahan Parman mendorong pintu kamarnya yang ternyata tidak terkunci.
Dan... Astaga! Mata Parman membelalak. Dia seakan tidak percaya pada penglihatannya. Di atas ranjang yang bergoyang dilihatnya winda menggeliat- geliat sambil mulutnya mendesah-desah layaknya perempuan yang sedang dilanda kenikmatan berahi. Tetapi adegan itu tidak berlangsung lama, sesaat kemudian winda menggelepar seperti ayam dipotong kemudian tubuhnya mengejang kaku!

Parman kontan menjerit histeris memeluk istrinya. Dia mencoba membangunkan istrinya seraya mengguncang tubuh winda berulangkali. Tetapi winda sama sekali tak bergerak, tubuhnya dingin dan kaku. Lagi-lagi Parman berteriak histeris meminta tolong. Kedua anaknya yang tidur di kamar sebelah dan seorang pembantunya segera berhamburan ke kamar Parman.

Subuh yang hening itu berubah jadi ramai. Satu persatu tetangga Parman berdatangan untuk melihat apa yang terjadi. Anehnya setelah menyaksikan kejadian itu, sikap mereka ternyata berbeda-beda. Ada yang menanggapi kejadian itu dengan mengucap istighfar. Ada yang cuma memandang iba. Tetapi ada yang malah memaki.
"Rasain, itulah akibatnya kalau orang melakukan pesugihan. Sekarang istrinya yangjadi korban!" Maki Basiman, tukang parkir yang dulu pernah naksir Turah.

Pembaca, sampai di sini cerita yang dituturkan oleh teman penulis. Dia tidak mau menceritakan bagaimana nasib selanjutnya keluarga Parman, tetangganya itu. Baca juga cerita sex perselingkuhan berikut dengan judul " Cerita Sex Selingkuh Sama Mantan Pacar Ketika Suamiku Keluar Kota ". End ~ Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot ~

kisah tumbal pesugihan, pesugihan tanpa tumbal blogspot, tumbal pesugihan gunung kawi, cerita seks dewasa, cerita dewasa sedarah terbaru, cerita dewasa bergambar, pesugihan putih, cerita dewasa ngentot istri ustadz, cerita sex dewasa tumbal pesugihan, pesugihan tuyul, tumbal 97, tempat pesugihan di jawa barat, pesugihan gunung kawi malang, tumbal pesugihan, pesugihan tanpa tumbal cepat, sejarah gunung kawi, gunung kawi indonesia, gunung kawi jawa timur, kumpulan cerita dewasa terbaru, cerita seks dewasa indonesia, cerita ngentot mama kandung, kumpulan cerita mesum sedarah, cerita seks perumahan, kumpulan cerita seks indonesia, cerita seks dewasa melayu, kumpulan cerita panas dewasa, cerita dewasa terbaru, koleksi cerita panas, cerita birahi sedarah, cerita dewasa panas, cerita hot dewasa, cerpen dewasa panas, cerita panas dewasa malaysia, cerita birahi pembantu, kisah ngentot sama pembantu, cerita seks bergambar, cerita dewasa ngentot mama, cerita dewasa ngentot ibu kandung, cerita ngentot bergambar, cerita ngentot sama ibu mertua, cerita dewasa terbaru 2016, cerita dewasa pembantu muda, kumpulan cerita seks dewasa, kumpulan cerita seks terbaru, rumah seks indonesia, dewasa panas, cerita dewasa 18, cerita dewasa sedarah dengan mama, kumpulan cerita seks bergambar, cerita dewasa, cerita selingkuh ngentot, cerita ngentot ibu dan anak, kumpulan cerita dewasa terbaru 2016, cerita dewasa ngentot istri tetangga, cerita sek melayu terkini, cerita lucah melayu terkini, koleksi cerita lucah cikgu, koleksi cerita seks melayu, koleksi cerita lucah bahasa melayu, cerita seks cikgu melayu, cerita dewasa sek ngentot memek, cerita seks abg, cerita seks indonesia terbaru, kumpulan cerita seks abg

Cerita Sex Selingkuh Sama Mantan Pacar Ketika Suamiku Keluar Kota

Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa – Cerita Sex Tante - Kisah Panas pembangkit nafsu birahi ini kulakukan dengan mantan pacar dengan judul " Cerita Sex Selingkuh Sama Mantan Pacar Ketika Suamiku Keluar Kota " yang sudah pasti seru dan dijamin dapat meningkatkan gairah seks, selamat menikmati.
Cerita Sex Nostalgia Sama Mantan Pacar Ketika Suamiku Keluar Kota
Cerita Sex Nostalgia Sama Mantan Pacar Ketika Suamiku Keluar Kota

Cerita Sex Selingkuh Sama Mantan Pacar Ketika Suamiku Keluar Kota

Cerita Sex - Saat saya berjalan-jalan dengan kawan-kawan sekantor ke pasar seni, saya ketemu dengan bekas pacar. Dia mengajakku untuk bercakap terpisah dari teman2ku yang lain, saya pamitan dengan beberapa temanku. Kebetulan saat itu suamiku tidak ada di rumah, umum keluar kota untuk pekerjaan kantornya, jadi saya bebas ingin pulang jam berapakah juga. Dia mendajak saya makan dahulu.


Setelah makan, saya bercakap dimobilnya yang diparkir di pinggir pantai. Lantaran hari itu malam selasa, jadi suasananya sepi, tidak banyak mobil yang parkir di pantai itu. Kebetulan sekali kaca mobilnya begitu gelap lapisannya, hingga dari luar orang bakal sulit ngintip kedalam mobil. Mobil diparkir menghadap ke semak2 yang begitu rimbun hingga dari kaca depanpun orang tidak bisa ngintip kedalam mobil. Rupanya dia memanglah mencari tempat strategis.


Malam itu sekitaran jam 21. 30, meskipun kondisi di dalam mobil gelap, kami masihlah bisa melihat muka masing-masing. “Sin, kemana suami kamu”, tanyanya. “Dia repot sama kerjaannya”, jawabku. “Kasian deh anda, cobalah anda dahulu sama saya selalu, anda tidak bakal kesepian seperti saat ini deh”, tuturnya lagi. “Abis dahulu anda jika pacaran napsu banget sih, inginnya ngajak maen melulu”, jawabku lagi. “Kalo telah napsu kan harusnya selalu maen Sin, agar tidak jadi odol”, tuturnya sembari tersenyum. “Apanya yang jadi odol”, tanyaku tidak ngerti. “Kalo telah napsu, selalu tidak dikeluarin kan lama-lama mungkin saja odol didalem”, jawabnya sembari tertawa. “Dasar”, jawabku sembari mencubit pinggangnya. “Kamu dahulu kan tidak ingin dielus2, maunya pacaran pasfoto doang”, tuturnya lagi. “Kok cocok foto”, tanyaku tidak ngerti. “Iya, yang dipegang hanya bisa dagu keatas seperti pasfoto, gitu”, jawabnya.


Anda sendiri telah nikah atau masihlah pacaran” jawabku membelokkan perbincangan. “Aku masihlah sendiri, menclok dari satu kembang ke kembang lain”, jawabnya. “Terus ke semuanya kembang anda minta kesenangan dong”, tanyaku lagi. “La iya lah, soalnya jika dapet kan nikmat”, jawabnya. “Terus anda dikasi”, tanyaku selanjutnya. “Seringnya sih diberi, Jika saat ini saya minta ke anda diberi tidak Sin? Anda kan jablay”, tuturnya sembari memelukku. Berwajah dengan begitu perlahan didekatkan wajahku. Cerita Seks 2016

Tanpa ada menanti jawabanku, dia nekat mencium bibirku dengan penuh napsu. Saya kaget namun tak menampik jadi menyongsong ciumannya, tangannya selekasnya menyambar toketku serta diremas2nya dengan gemas. “Sin, tuturnya lagi “aku ingin ngentotsama kamu”, tuturnya selalu jelas sembari selalu meremes2 toketku. Kancing bajuku mulai dibukanya satu persatu, lalu tangannya merogoh masuk dalam braku. Toketku segera diremesnya lagi, jari2nya lalu memlintir pentilku.


Saya jadi terangsang lantaran tingkahnya. “Ah, anda nakal ih”, kataku manja. “Tapi anda sukai kan diremes2 begini. Saya bisa pegang nonok anda ya Sin, telah kepengin nih aku”, tuturnya sembari buka retsluiting celanaku. Dia tak menanti lampu hijau dari saya namun segera action saja. Saya membiarkan perbuatannya. Celanaku jadi diplorotkan sampai kepaha hingga kelihatanlah CDku yang tidak tebal serta minim.

Dengan penuh napsu segera tanggannya menerobos ke sela2 pahaku serta menggosok-gosok memekku yang masihlah dilapis CD. “Sin telah basah banget nonok anda, anda telah napsu ya, jembut anda lebat banget Sin, tidak heran napsu anda besar, Anda belum pernah dientot di mobil kan Sin, kita ngentotnya dimobil saja ya”, tuturnya lagi. Saya bingung apakah membiarkan dia mengentoti saya atau tak, dalam hati sih saya kepengen. Maka dari itu saya membiarkan dia meraba semua badanku.


Saya buka retsluiting celananya juga, turunkan celananya, lalu saya merogoh masuk CDnya, wow kontolnya nyatanya besar serta panjang, ngacengnya telah keras sekali. “Gede sangat kontolmu” kataku. “Emangnya anda belum pernah merasakan kontol segede punyaku”, jawabnya bangga. “Gak segede kontolmu”, jawabku selalu jelas. “Wah jika gitu nonok anda masihlah sempit dong, hanya kelewatan kontol yang kecil, malem ini asyik dong kita ya. Anda ingin kan saya entot”, tuturnya sembari tertawa. kontol dia termasuk besar juga, keker, melengkung keatas serta urat-uratnya nonjol-nonjol. “Wah! … tentu cewek anda ngejerit jika anda entot dong”. “Iya, ngejerit keenakan. sebentar lagi anda juga jerit2, cewek yang jembutnya lebat kaya anda kan binal banget jika lagi dientot”, jawabnya.


Singkat narasi, kami berdua geser ke bangku belakang mobilnya. Pakaian serta celana ku dilepaskan serta dia segera saja meremas2 kembali toketku. Tidak lama lalu braku telah dilepasnya. Dia mencium keningku, lalu mataku. Saya terpejam nikmati ciuman serta remasannya ditoketku. Ciumannya turun ke hidungku, pipiku serta pada akhirnya mendarat di bibirku. Nafasku mulai agak memburu, kami berdua tenggelam dalam ciuman yang hangat. Dia mengarahkan mulutnya ke leherku, ke pundak, lantas turun ke toketku yang telah mengeras.


Dia memainkan lidahnya dipentilku yang juga telah mengeras, yang kiri serta lalu yang kanan. “Aah enak”, kataku terengah lantaran napsuku yang telah berkobar2. Dia selalu menciumi pentilku, lalu turun ke perutku serta menciumi puserku, saya senantiasa kegelian jika puserku di cium. Sembari mencium puserku, tangannya nyelip ke balik CD mini ku serta meraba memekku. automatis pahaku mengangkang agar dia gampang terhubung memekku. “Sin, ni jembut, lebat sangat, ” tuturnya sembari mengelus2 jembutku. Lalu jarinya tenggelam dimemekku serta selalu mengilik2 itilku. “Sin nonokmu telah basah banget, anda telah napsu sekali ya”, tuturnya. Saya tak menjawab perkataannya cuma mengerang keenakan lantaran kilikan jarinya ke itilku semakin cepat.


Mulutnya lalu menciumi jembutku serta lalu lidahnya menukar manfaat jarinya mengilik itilku. Saya makin tidak bisa menahan napsuku serta eranganku makin keras. Dia segera meremas ke-2 toketku serta memlintir2 pentilku. “aku telah ingin dientot nih, masukin dong kontol kamu”, kataku minta. Lidahnya selalu saja menjilati itilku hingga kembali saya mendesah keenakan. “Aah enak banget, walau sebenarnya baru dijilat. Terlebih jika disodok pakai kontol gede anda, lebih enak lagi, ayoo dong saya telah tidak tahan nih”, saya selalu merengek2 minta selekasnya dientot.


Dia merebahkan senderan bangku mobilnya hingga saya jadi berbaring, kakiku agak menekuk lantaran panjang mobilnya tak memenuhi. Dia selekasnya memposisikan dianya kedekat kepalaku “Sin, saya ingin merasakan dahulu diemut sama kamu”, tuturnya sembari mendekatkan kontolnya ke mulutku. Selekasnya kugapai kontolnya yang telah ngaceng serta kumasukan kontolnya yang besar serta melengkung dalam mulutku. Segera kuemut dengan keras. Dia mendorong kontolnya keluar masuk pelan ke mulutku sembari mendesis. Saya emut kontolnya selalu. “Sin diemut mulut kamuaja enaknya kaya begini, terlebih jika diemut nonok anda ya”, tuturnya sembari mempercepat enjotan kontolnya keluar masuk mulutku. “Sin, saya ngecret dimulut anda ya”, tuturnya. “Jangan, dimemekku saja, saya telah ingin merasakan kontol anda keluar masuk memekku”, jawabku.

 Dia melepas seluruh bajunya serta lalu menarik CDku sampai terlepas, kami telah bertelanjang bulat. Dia memposisikan badannya di antara ke-2 pahaku serta mengarahkan kontol gedenya ke memekku. Saya rasakan kepala kontolnya mulai masuk perlahan-lahan, ditekannya lagi sedikit hingga kontolnya mulai menyeruak sdiakit2 kedalam memekku. Nikmat banget rasa-rasanya memekku kegesek kontolnya yang besar serta keras itu. Perlahan-lahan namun tentu kontolnya nancep semakin dalam ke memekku. Kurasakan memekku telah mulai basah lantaran gesekan kontolnya yang nyaris masuk semuanya.


Pada akhirnya dia mendorongkan kontolnya dengan cepat serta mendadak hingga nancap semua di memekku. “ssshhhhh….. ”, erangku sembari terpejam. Dia mulai mengenjot kontolnya keluar masuk memekku dengan cepat serta keras. Saya rasakan nikmat yang mengagumkan. Saya mulai memundur-majukan pantatku, sebentar kuputar goyanganku kekiri, selanjutnya kekanan, memutar, menyertai enjotan kontolnya di memekku. Saya meremas rambutnya, sesekali tubuhnya kupeluk erat2. Badanku serta dia berkeringat lantaran dalam ruang mobil mulai panas, tetapi saya tak peduli lantaran tengah rasakan nikmat. Dia selalu mengenjotkan kontolnya dengan cepat serta keras.


Saya terasa udah pengen nyampe, “cepetean ngenjotnya, lebih keras lagi, enak banget kontolmu”, Kakiku kuangkat ke atas memutari pinggangnya hingga rasa-rasanya kontolnya nancep semakin dalam di memekku. Pada akhirnya “aahhhh”, kurasakan memekku menegang serta mengejut-ngejut menjepit kontolnya. “Sin, nonokmu nikmat bangetnya dapat ngempot, baru kesempatan ini saya merasakan empotan nonok senikmat empotan kamu”, tuturnya sembari selalu mengenjotkan kontolnya. “Aaahhhhh…. gila…. ini nikmat sekali… “, dia menancapkan kontolnya sedalam2nya ke memekku serta ngecretlah pejunya.


Merasa pejunya muncrat sekian kali dalam memekku, pejunya muncrat sangat banyak. Saya terkulai lemes, kupeluk dia “Sin, enak banget ngentot sama anda, rasa-rasanya beda sama cewek yang lain yang pernah kuentoti”, tuturnya. “Aku juga nikmat, setelah kontol anda gede banget. Saya ingin lagi deh, kita mencari kamar yuk. Umumnya terkecuali di mobil anda ngentotnya dimana” ajakku. Dia segera mencabut kontolnya, mengambil tisu serta diberikannya kepadaku untuk mengelap nonok serta keringetku. Diapun mengusap keringat serta kontolnya dengan tisu. Tisu sisanya dibuang ke luar jendela yang telah di buka sdikit agar udara didalem mobil tidaklah terlalu panas.


Kami menggunakan baju kembali serta dia membawaku ke motel didekat pantai. Sampai dimotel, saya segera masuk ke kamarnya. Iseng saya hidupkan TVnya, nyatanya motelnya menanyangkan film biru, wanita dengan muka asia tengah nungging dientot sama bule. kontol si bule yang besar serta panjang keluar masuk nonok sicewek, serta ceweknya ber ah uh, seperti lazimnya film biru.


Saya duduk ditempat tidur, napsu juga saya nonton filmnya, sesaat dia tengah membereskan pembayaran sewa kamar. Lalu dia duduk disebelahku ditempat tidur, turut nonton. Saya merapatkan ke tubuhnya, toketku samping kiri telah nempel di tubuhnya. kontolnya kuraba, nyatanya telah ngaceng lagi dengan kerasnya. Dia membalas meremes toketku. Selekasnya saja bajuku dilepasnya semua. Segera dia kembali meremes2 toketku sembari mencium bibirku. Saya berbaring di tempat tidur, dia mulai menciumi toketku serta mengisap pentilku.


Tangan satunya menyebar kebawah serta mengkilik2 nonok serta itilku. Saya merintih2 lantaran napsuku telah naik lagi. Selekasnya dia melepas bajunya sendiri serta berbaring disebelahku. kontolnya yang telah keras sekali kuremes2 serta kukocok2. Dia memutar tubuhnya ke posisi 69 serta mulai menjilati nonok serta itilku di antara pahaku yang telah mengangkang lebar2. Jembutku dielus2nya sembari selalu mengemut itilku. Saya telah tidak bisa menahan napsuku yang telah berkobar2. kontolnya selekasnya kuemut2.


Pada akhirnya saya mengambil gagasan menaiki tubuhnya, menduduki kontolnya hingga kontolnya kembali menyusup kedalam memekku, kutekan dengan keras hingga sebentar saja kontolnya telah nancep semua ke memekku. Saya mulai mengenjot kontolnya dengan menaik-turunkan pantatku. kontolnya keluar masuk memekku selaras dengan enjotan pantatku. Saya telah tidak tahan lagi, hingga enjotanku semakin cepet serta keras. Toketku diremas2nya, serta pentilku kadang-kadang diemut2nya. “aku ingin nyampe, enak banget kontolmu deh”, erangku serta pada akhirnya saya ambruk di atas tubuhnya. Merasa memekku kedutan meremes2 kontolnya.


Dia selekasnya berguling hingga saya telentang dibawahnya. Dia melanjutkan permainan dengan mengenjotkan kontolnya keluar masuk dengan cepat serta keras. Sangat nikmat, baru nyampe telah dienjot dengan keras. Dia selalu saja mengenjot memekku dengan cepat serta keras, “Sin, tadi empotan nonokmu kerasa banget deh, lebih kerasa katimbang di mobil. Nikmat banget deh Sin ngentot sama kamu”. Tidak lama lagi pada akhirnya dia juga nyaris nyampe, “Sin keluarin sama2 ya, saya nyaris ngecret nih”. Saya tak menjawab, kakiku memutari pinggangnya serta kuteken keras2 hingga kontolnya nancep dalam sekali di memekku, hingga pada akhirnya saya bergetar lantaran nyampe lagi “nikmat banget, teken yang keras dong”.


Dia mengenjotkan kontolnya sedalam2nya di memekku serta melenguh “Sin, saya ngecret”. Merasa pejunya muncrat sekian kali di dalam memekku. Oh nikmat banget rasa-rasanya, lemes banget tubuhku, saya memeluk dia erat2, serta dia pada akhirnya berbaring disebelahku, kontolnya berlumuran peju serta cairan memekku. “lemes banget deh saya, ngentot sama anda kuras tenaga ya”, kataku. “Ya telah, tidur saja dahulu, kelak bangun tidur kita ngentot lagi”, jawabnya sembari memelukku. Lantaran capek, saya tertidur dipelukannya.


Saya tak tau berapakah lama tertidur dipelukannya. Saat saya terbangun, dia tengah memandangi wajahku yang masihlah ngantuk itu. “Sin, anda cantik sekali jika tengah tidur, sayangnya anda bukanlah istriku ya”. “Enggak jadi istri namun kan telah melayani napsunya kamu”, jawabku tersenyum. Dia bangun serta masuk kamar mandi, keluar dari kamar mandi, dia membawa gayung, sabun serta handuk.


Dia mulai bersihkan memekku yang belepotan pejunya serta lendirku sendiri. Sesudah bersih, dia masuk ke kamar mandi lagi, terdengar nada air yang dibuang serta keran yang di buka. Selang beberapa saat dia keluar dari kamar mandi membawa gayung yang tadi, komplit dengan sabun serta handuk. Rupanya dia ganti air digayung.


Dia duduk disebelahku serta mulai mengusap wajahku, selalu kebawah, ke toketku, perutku, memekku lagi, pahaku hingga ke telapak kakiku. Saya jadi merinding, terlebih saat toket, puser, memek serta pahaku dielus2nya dengan handuk basah. Terlebih ruang dingin lantaran AC tetaplah menyala. Saya cuma terpejam saja, menahan gelinya usapan handuk. Selesainya dia berkata, “Gantian dong”. Saya lekas buang air yang ada digayung serta mengisinya dengan air yang baru.

Saya kembali pada tempat tidur serta mulai mengelap muka, leher, dada serta perutnya dengan handuk basah. kontolnya kukocok2 serta kepalanya kuemut2. “Enggak dilap jadi diemut”, tuturnya. Saya tak menjawab lantaran kepalaku tengah mengangguk2 hingga kontolnya keluar masuk di mulutku. Cukup lama saya mengemut kontolnya, sampai pelan2 kontolnya mulai mengeras lagi. Selekasnya kontolnya kukocok2 dengan cepat hingga ngaceng prima. “sudah siap tempur lagi nih kontolmu”. Dia tak menjawab, namun selekasnya memeluk serta mencium bibirku.


Tangannya selekasnya meremas2 toketku serta lalu kembali mengilik2 itilku. Dia tau kalau napsuku bakal cepat berkobar jika itilku dikilik2, dia benar – tidak lama lalu saya telah napsu kembali serta ingin selekasnya dientot. “aku telah ingin merasakan kontolmu keluar masuk nonokku lagi, masukin dong”, saya merengek2.


Dia pada akhirnya menaiki saya serta selekasnya menancapkan kontolnya ke nonokku. Nikmat banget rasa-rasanya saat kontolnya yang besar itu selekasnya menyesaki nonokku lantaran telah nancep semua kdealam nonokku. Dia mulai mengenjot kontolnya keluar masuk nonokku dengan cepat serta keras. Saya mulai mengerang2 keenakan. Pantatku bergerak kekiri serta kekanan menyeimbangi enjotan kontolnya. Narasi Seks 2015

Toketku diremas2nya dengan ke-2 tangannya, dia bertumpu dengan sikutnya, hal semacam ini memberi rangsangan buatku. “Akhhh… Oukkkhhh” seruku kesenangan. Dia memelukku erat serta mempercepat enjotan kontolnya, semakin lama semakin cepat serta keras. Saya tidak bisa menahan serangannya lagi, hingga pada akhirnya saya melolong “aku nyampe lagi, nikmat banget ngentot sama anda deh”. nonokku merasa berdenyut2 meremas kontolnya hingga dia juga meringis keenakan “Aah Sin, empotan nonok anda kerasa banget. kontolku kaya tengah diemut serta diremes.


Empotanmu hebat banget Sin”. Dia mencabut kontolnya dari nonokku, saya ditunggingkannya serta dia menancapkan kontolnya ke nonokku dengan keras, sekali enjot kontolnya telah masuk semuanya. Lalu dia mulai lagi mengenjot nonokku dari belakang. Saya nelungkup ke bantal menahan rasa nikmat yang mengagumkan saat dienjot kontolnya. Dia memegang pantatku sembari mengenjotkan kontolnya dengan cepat serta keras.


Saya tidak tahan untuk nyampe lagi, mengagumkan enjotannya yang demikian merangsang saya hingga saya cepat sekali nyampe. “aku ingin nyampe lagi, aakh”, seruku serta saya ambruk ke tempat tidur. “Sin, anda cepet banget nyampenya, saya belum kerasa ingin ngecret”, tuturnya. “Abis kontolmu enak banget, anda pinter banget ngenjotnya. Terusin saja sampai anda ngecret lagi dinonokku”, jawabku.


Dia menelentangkan ku serta selekasnya dinaikinya badanku. kontolnya kembali ambles dinonokku serta dia mulai mengenjotkan keluar masuk dengan cepat. Jika ditekan, kontolnya ambles semuanya di nonokku, ooh nikmat banget rasa-rasanya. Dia dengan perkasa selalu mengenjotkan kontolnya keluar masuk. Sesudah ngecret 2 kali dinonokku, nyatanya dia dapat bertahan lebih lama. Terkadang kontolnya dicabut dari nonokku, serta sebentar lalu ditancepkannya kembali dengan keras hingga dengan sekali sodok segera nancep semua ke nonokku. “nikmat benget enjotanmu yang baru saja, selalu, yang keras”, saya merintih2.


Dia melanjutkan langkah enjotannya. Saya kembali berteriak2 keenakan. Saya menggoyangkan pinggulku kekiri serta kekanan,. saat kontolnya dicabut, pantatku refleks mengangkat keatas untuk menghindar kontolnya terlepas dari nonokku. Dia merubah style enjotannya, setelah menjotkan kontolnya sampai masuk semuanya, dia menarik kontolnya separuh sekian kali lalu digentakkannya kembali hingga nancep kebagian terdalam dari nonokku. “Aaakh, semakin lama dientot anda semakin nikmat rasa-rasanya, saya lemes banget deh”, kataku kepayahan. Dia selalu mempermainkan nonokku dengan cara tersebut. Lalu dia memelukku erat2, menciumi muka serta bibirku.


kontolnya tak dienjotkan lantaran telah nancep dalam sekali, namun digerak2kan. Lebih nikmat lagi rasa-rasanya lantaran seakan2 kontolnya tengah menggaruk2 nonokku. “pinter banget sih anda kasih kesenangan sama aku”, teriakku. Dia mulai lagi mengenjotkan kontolnya keluar masuk dengan keras serta cepat. Saya menggeliat2 keenakan sembari mengerang2. Saya membelitkan kakiku ke pinggangnya, agar dia hanya dapat mengeluar-masukkan kontolnya ke nonokku tanpa ada dapat mencabutnya. “Sin, saya telah ingin ngecret”, pada akhirnya dia melenguh. Kakiku yang melingkar dipinggangnya kuturunkan, saya mengangkang selebar2nya lantaran saya meyakini dia bakal mengenjotkan kontolnya lebih cepat serta keras lagi. Dia dengan terengah2 selalu mengenjot nonokku, hingga pada akhirnya “Sin, saya ngecret”.


Merasa pejunya muncrat sekian kali dalam nonokku, serta berbarengan dengan itu akupun nyampe lagi “aakh nikmat banget malem ini, anda mengagumkan sekali hingga saya nyampe 3 kali baru anda ngecret”. nonokku merasa berdenyut2 meremas2 kontolnya. Keringatku bercampur dengan keringatnya yang membanjir meskipun AC dalam kamar menyala. Sesudah denyut jantung kembali normal, kami masuk kamar mandi serta bersihkan diri. “Kita istirahat saja ya Sin, besok baru pulang”. “iya, saya lemes banget nih, namun besok sebelumnya check out saya dientot lagi ya”


Saat saya terbangun kembali, kulihat di telah terbangun serta turun dari ranjang ke kamar mandi. “Sin, tidur saja lagi masihlah gelap diluar”. Saya lihat jam tangan, jam 5 melalui. Namun saya terasa lapar, mungkin saja lantaran semalam usaha keras dengan dia. Dia kembali dari kamar mandi. “aku laper nih”, kataku. Dia tersenyum “Semalem usaha keras ya Sin”, “Iyalah, kamunya sih tidak puas2 ngentotnya”, jawabku. “Tapi sukai kan”, tuturnya lagi.


“Suka banget, enak kok tidak suka”, jawabku. Dia menelpon room service pesan makan pagi. Selang beberapa saat, pesanannya datang. Saya selekasnya masuk ke kamar mandi serta dia dengan cuma balutan handuk terima serta membayar pesanan makanan itu. Kemudian, meskipun masihlah gelap selekasnya makanan kusantap dengan lahap. Setelah makan saya masuk kekamar mandi bersihkan diri. “Sin, ngapain bebersih, kan sebentar lagi keringatan lagi”, tuturnya dari ranjang.


Saat keluar dari kamar mandi, dia telah berbaring di ranjang sembari mengelus2 kontolnya. Saya berbaring disampingnya serta selekasnya mengelus2 kontolnya juga. Dia membiarkan saya mengelus2 kontolnya, kuremas2 serta mulai kukocok2. Tidak lama lalu kontolnya mulai mengeras. Dia mulai mencium bibirku dengan napsu, toketku juga diremas2nya dengan gemas. Perlahan-lahan dia mulai menciumi toketku, pentilku jadi tujuan emutannya, saya mendesah2 keenakan.

“Terus dong, enak”, erangku. Bibirnya selalu menjelajah kebawah, ke nonokku. Pahaku dikangkangkannya, hingga belahan nonokku menganga. Dia mulai menjilati nonokku yang telah basah. Saya lebih melenguh2 saat itilku jadi tujuan jilatannya yang tersebut. “enak banget, saya telah napsu nih. Dientot dong”, pintaku. Dia tak memperdulikan eranganku, jadi itilku diemutnya, sesaat tangannya selalu meremas2 toketku serta memlintir2 pentilku. Rangsangan yang saya terima pagi buta itu semakin besar hingga pada akhirnya saya tidak bisa menahan diriku lagi, “aku nyampe aah”. “Cepat banget Sin, belum dientot”, jawabnya. Saya terkulai lemas lantaran telah nyampe, kontolnya selekasnya kuremas2 lagi. Dia kembali mencium bibirku dengan ganas, saya menyongsong ciumannya. Lidahku selekasnya melilit lidahnya serta dia mengisap lidahku yang masuk kemulutnya. Toketku selalu diremas2nya. “Sin, isep kontolku dong”, pintanya, selekasnya saja saya mengubah posisi serta mulai menjilati kontolnya yang telah keras banget ngacengnya. Kepala kontolnya mulai kuemut serta selang beberapa saat kepalaku mulai mengangguk2, mengeluar masukan kontolnya ke mulutku. Gilirannya yang melenguh, “Enak banget Sin”. nonokku yang berasa dekat mulutnya kembali jadi tujuan, Lidahnya selekasnya menyerbu masuk serta mulai menjilat itilku lagi. Napsuku dengan cepat berkobar kembali.

Saya direbahkannya serta badannya segera menindihku sambil menciumi bibirku. kontolnya diarahkan sampai ada pas di depan mulut nonokku, digosok-gosokkannya kontolnya di lipatan nonokku. Sensasinya begitu mengenakkan, saya memeluknya erat sekali sembari selalu mengerang nikmat. nonokku makin basah serta perlahan-lahan kontolnya yang besar menekan masuk kedalam nonokku.


Saya mengangkat ke-2 kakinya sampai selakanganku lebih terbuka lebar hingga kontolnya dengan leluasa menerobos masuk nonokku. Saya mengeluh, “Aduh.., enak banget deh”. Waktu itu kontolnya sudah masuk semuanya, dia diam sesaat serta lalu dengan perlahan-lahan mulai mengenjotkan kontolnya keluar masuk, makin lama makin kencang sampai masuk nonokku sampai mentok. Dia selalu mengenjotkan kontolnya dengan penuh napsu sembari melumat habis bibirku serta meremas toketku yang mengeras. Ciumannya mulai turun ke leherku, saya mendesah kesenangan.


“aku nyaris.. ” saya semakin mendesah tidak karuan. Dia tak memperdulikan eranganku, kontolnya selalu dienjotkan keluar masuk nonokku dengan keras serta cepat. Saya selalu mendesah desah, sesaat enjotan kontolnya semakin cepat saja kdealam nonokku. “haku ingin lagi.. Ahh.. ”, rintihku. “Aku juga Sin.. ”, balasnya. Enjotannya dipercepat serta pada akhirnya pejunya muncrat penuhi nonokku. Berbarengan dengan itu, saya mengejang keenakan. Saya nyampe bersamaan dengan dia. nonokku merasa berdenyut2 meremas2 kontolnya.


“Enak banget Sin”, erangnya. Saya dipeluknya sembari mencium keningku, kon tolnya masihlah tertanam di nonokku hingga mengecil dengan sendirinya. Dia pada akhirnya mencabut kontolnya. Ranjang sudah begitu basah oleh cairan kami berdua. Lantas kami berdua kembali tidur sembari berpelukan sebagian lama. Saat bangun, selekasnya dia mengajakku bersihkan diri, kenakan pakaian serta cekout. Baca kisah sex yang tidak kalah hot berikut ini " Dientot Sama Om Edo Kontol Gede di Apartemen ". End End by cerminhikmat.blogspot.com – Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Mesum Ngentot –

cerita selingkuh, selingkuh dengan istri teman, istri selingkuh di kamar mandi, selingkuh sama mantan, cerita setubuhi istri tetangga, kumpulan cerita istri selingkuh, cerita selingkuh ngentot, cerita selingkuh dengan tetangga, kumpulan cerita seks terbaru, kumpulan cerita dewasa terbaru 2016, cerita selingkuh dengan menantu, selingkuh dengan istri tetangga, istri selingkuh dengan teman kerja, kisah istri selingkuh, bersetubuh dengan istri teman, video selingkuh dengan istri teman, cerita ngentot pembantu, cerita ngentot bergambar, ibu main dgn anak kandung, kumpulan cerita mesum sedarah, kumpulan cerita panas dewasa, cerita dewasa ngentot istri tetangga, cerita dewasa ngentot istri ustadz, kumpulan cerita seks bergambar, cerita perselingkuhan bergambar, cerita nyata perselingkuhan, cerita dewasa sedarah dengan mama, cerita dewasa sedarah terbaru, cerita seks pembantu rumah, cerita mesum istri, cerita dewasa pembantu muda, cerita seks bergambar terbaru, cerita panas dengan ibu tetangga, kumpulan cerita seks dewasa, kisah nyata selingkuh, penisnya masuk vaginaku yang kecil, cerita ngentot ibu dan anak, cerita seks dewasa, cerita ngentot sama ibu mertua, kumpulan cerita seks indonesia, kumpulan cerita dewasa terbaru, ngentot kontol gede, foto kontol besar dan panjang, cerita dewasa sek ngentot memek